Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 September 2026 | 23.10 WIB

Muhadjir Ungkap Strategi Kemandirian Ekonomi Muhammadiyah dan Potensi Jejaring Bisnis

Ketua PP Muhammadiyah Prof. Muhadjir Effendy bersama para ketua dan perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Sumatera di Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (20/9/2026). - Image

Ketua PP Muhammadiyah Prof. Muhadjir Effendy bersama para ketua dan perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Sumatera di Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (20/9/2026).

JawaPos.com - Ketua PP Muhammadiyah Prof. Muhadjir Effendy mendorong pimpinan Muhammadiyah di tingkat wilayah dan daerah mengembangkan terobosan ekonomi sesuai potensi masing-masing.

Menurut Muhadjir, Muhammadiyah bukan pemilik modal besar yang dapat membangun jaringan bisnis secara terpusat. Karena itu, berbagai potensi di daerah perlu dikembangkan dan dihubungkan dalam jejaring yang lebih kuat dan luas.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir di hadapan para ketua dan perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Sumatera di Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (20/9/2026).

Dalam agenda bertajuk Silaturahmi dan Regional Meeting Muhammadiyah se-Sumatera itu, Muhadjir hadir bersama Sekretaris PP Muhammadiyah Izzul Muslimin.

Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji tersebut mengapresiasi PWM Sumatera Barat yang menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan serupa dapat memperpendek rentang kendali organisasi.

“Bagus juga kalau bisa diterapkan di regional lain seperti Kalimantan, Sulawesi, atau regional barat, tengah, timur,” katanya.

Strategi Muhammadiyah Bertahan Lebih dari Seabad

Muhadjir kemudian memaparkan alasan Muhammadiyah mampu bertahan selama lebih dari seratus tahun. Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari strategi dakwah KH Ahmad Dahlan yang berani mengambil pendekatan berbeda pada masanya.

Salah satunya adalah sikap kooperatif terhadap pemerintah Hindia Belanda. KH Ahmad Dahlan, misalnya, menjadi guru agama di sekolah Belanda.

Pengalaman tersebut kemudian dimanfaatkan untuk membangun sekolah dan rumah sakit Muhammadiyah yang inklusif.

Muhadjir menyebut Muhammadiyah tidak hanya memiliki DNA dakwah, tetapi juga DNA ekonomi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore