
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan (Menkeu) disebut tidak terlepas dari persoalan koordinasi internal di Kementerian Keuangan.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menyoroti perbedaan pandangan di internal Kemenkeu, persoalan dividen Rp120 triliun, hingga gaya komunikasi yang terlalu percaya diri (overconfidence).
"Jadi persoalan reshuffle Purbaya ini dimulai dari koordinasi internal yang masalah gitu ya, antara Dirjen Bea Cukai dan Dirjen Pajak. Terutama soal pergantian eselon dua, kemudian restitusi pajak yang ditahan, itu buat banyak pelaku usaha nggak happy," kata Bhima saat dihubungi Jawapos.com, Senin (14/9).
Menurut dia, persoalan restitusi pajak awalnya berkaitan dengan pemeriksaan di sektor sumber daya alam. Namun, kebijakan tersebut kemudian meluas ke berbagai sektor sehingga menimbulkan persoalan di kalangan pelaku usaha.
"Jadi antara Bimo (Dirjen Pajak) dengan Purbaya beda pendapat," ujarnya.
Selain persoalan di internal Kemenkeu, Bhima menyebut adanya persoalan terkait dividen sebesar Rp120 triliun dan hubungan dengan Danantara.
"Itu juga dapat protes keras dari Danantara juga tuh," lanjutnya.
Bhima menilai persoalan tersebut kemudian diperburuk oleh gaya komunikasi Purbaya. Menurutnya, cara mengoordinasikan internal serta komunikasi publik menjadi salah satu faktor yang membuat posisi Purbaya berujung pada reshuffle.
"Jadi cara-cara Purbaya mengoordinasi internal termasuk juga gaya komunikasinya juga makin lama makin buruk ya, gitu dia overconfidence. Itu yang membuat dia kemudian di-reshuffle," tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022