
Ilustrasi masyarakat miskin menerima pencairan bansos. (Dok/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar, mendorong agar Badan Pusat Statistik (BPS) meminta anggaran untuk melakukan sensus kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut, sensus diperlukan untuk menentukan agar data dalam penyaluran bansos sesuai dengan kondisi yang ada di masyarakat. Menurutnya, saat ini terdapat polemik di masyarakat terkait dengan penentuan desil kesejahterahaan.
Media mengatakan, BPS harus memiliki intuisi yang jauh lebih inovatif dalam menghasilkan DTSEN, bukan hanya sekedar menggabungkan data yang sudah ada.
“Saya terus terang berharap ada intuisi yang jauh lebih inovatif daripada menggabungkan existing dataset. Kita butuh pengeluaran aktual, bukan pengeluaran estimasi. Bagaimana ini caranya dilakukan. Minta duit ke Presiden Prabowo Subianto. Lakukan sensus, bukan survei, gunakan teknologi yang ada,” ujar Media dalam dialog di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jakarta, Jumat (11/9).
Media juga meminta pemerintah tidak menggunakan DTSEN secara terburu-buru dalam menentukan penerima bantuan sosial (bansos).
Menurutnya, pemerintah dapat menghentikan sementara proses tersebut untuk memastikan kembali seluruh data sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.
"Masyarakat mungkin hanya ingin agar data yang ada sesuai dengan realitas yang mereka hadapi,” ucapnya.
Media menyabut, masyarakat yang sebenarnya sudah mampu tetapi masih masuk dalam daftar penerima bansos pada akhirnya dapat menerima keputusan pemerintah ketika datanya diperbaiki.
Namun, persoalan menjadi berbeda ketika masyarakat yang masih tergolong miskin justru kehilangan bantuan akibat kesalahan data.
“Untuk yang miskin bagaimana? Yang kemudian tidak menerima bansos lagi,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022