Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 September 2026 | 01.33 WIB

Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Presiden Prabowo Dorong Warga Buka Rekening BRI dan BSI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai menyampaikan tanggapan pemerintah pada Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai menyampaikan tanggapan pemerintah pada Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara mengenai alasan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pembukaan rekening di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Sebagaimana diketahui, Prabowo mendorong masyarakat Indonesia memiliki rekening perbankan untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan formal dalam rapat terbatas bersama jajaran pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9).

Purbaya menjelaskan, pembukaan rekening di dua bank tersebut diarahkan agar masyarakat lebih mudah dalam menerima bantuan dari pemerintah.

“Itu sebeneranya setiap bantuan itu betul-betul cepat dan tepat sasaran, Bansos dan lain-lain. Itu rencana presiden seperti itu,” ujar Purbaya saat jumpa media di Jakarta, Selasa (8/9).

Purbaya mengatakan, pembukaan rekening tersebut akan menggabungkan data Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), data Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ia menyebut, nantinya dengan adanya penggabungan data tersebut maka masyarakat yang umurnya sudah diatas 18 tahun akan dibukakan rekening bagi yang belum memiliki.

Purbaya menjelaskan, saat ini pemerintah sedang mendiskusikan kemungkinan setiap masyarakat yang membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) langsung dibuatkan rekening.

“Nanti akan dicek setiap orang yang umurnya Di atas 18 tahun akan dibukakan rekening yang belum punya rekening,” ujarnya.

Ia menyebut, rencana tersebut tidak akan membebani Bank BRI maupun BSI. Pasalnya, dalam pembukaan rekening tersebut ada minimal saldo mengendap yang perlu dipenuhi.

“Kan di isi Rp 50 ribu, tapi himbaranya bilang mampu. Ya kita ikut aja,” ucapnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore