
PT Pusari Palembang menggelar pelatihan "Menjahit Kampung Sehati Palembang" dengan tujuan masyarakat Kampung Sehati dapat semakin mandiri dan produktif dalam mengembangkan keterampilan yang dimiliki. (Istimewa).
JawaPos.com - PT Pusri Palembang terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Sebagai salah satu bagian dari Program Kampung Sehati, Pusri menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Menjahit Kampung Sehati dengan tema “Jahit Kreatif, Mandiri Produktif” sebagai upaya mendukung penerapan ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan.
Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu Kampung Sehati dengan salah satu kegiatan utama berupa pemanfaatan baju seragam bekas menjadi berbagai produk upcycle yang fungsional dan memiliki nilai ekonomi.
Baju seragam yang sebelumnya tidak lagi digunakan diolah kembali melalui kreativitas dan keterampilan menjahit menjadi produk baru yang dapat dimanfaatkan serta berpotensi untuk dipasarkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pusri dalam mengurangi limbah tekstil melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Selain meningkatkan keterampilan menjahit dan kreativitas peserta, pelatihan ini juga mendorong masyarakat untuk melihat barang yang sudah tidak digunakan sebagai potensi yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.
VP TJSL Pusri, Rahmawati, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pusri dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui pendekatan ekonomi sirkular.
“Melalui Pelatihan Menjahit Kampung Sehati ini, kami ingin mendorong masyarakat, khususnya ibuibu, agar dapat meningkatkan keterampilan dan kreativitas sekaligus melihat peluang ekonomi dari barang-barang yang sebelumnya tidak lagi digunakan. Baju seragam bekas dapat diolah menjadi produk baru yang fungsional dan memiliki nilai jual. Harapannya, keterampilan ini dapat terus dikembangkan dan menjadi peluang usaha bagi masyarakat,” ujar Rahmawati.
Lebih lanjut, Rahmawati menambahkan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan penerapan prinsip Creating Shared Value (CSV), di mana program pemberdayaan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan nilai bersama melalui pengembangan potensi ekonomi lokal dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui pelatihan ini, Pusri berharap masyarakat Kampung Sehati dapat semakin mandiri dan produktif dalam mengembangkan keterampilan yang dimiliki. Produk-produk hasil upcycle juga diharapkan dapat menjadi peluang usaha baru yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan semangat “Limbah Jadi Berkah, Sampah Jadi Rupiah”, Pusri terus berkomitmen menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi sirkular melalui kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022