
Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Jumat (7/8), setelah ditutup terkoreksi sebesar 0,12 persen ke level 6,343 pada perdagangan Kamis (6/8).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang menguat dengan target 6,403-6,420. Meski begitu, investor perlu mencermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6,251-6,303.
Adapun level support IHSG berada di 6,201, 6,029. Sementara itu, level resistance berada di 6,377 dan 6,454.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). Pada perdagangan terakhir, saham BNBR menguat 3,96 persen ke level 105 dan disertai peningkatan volume pembelian. Meski demikian, penguatan saham masih tertahan oleh area cluster MA60 dan MA200. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BNBR saat ini sedang berada pada awal wave [iii] dari wave C.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 98-104, dengan target harga 120 hingga 129 dan stop loss di bawah 94.
Sementara itu, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga direkomendasikan Buy on Weakness. Saham MEDC terkoreksi 1,90 persen ke level 1.290 dan masih didominasi tekanan jual. Meski demikian, koreksi tersebut masih mampu bertahan di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi MEDC saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 1.165-1.225, dengan target harga 1.425 hingga 1.505 dan stop loss di bawah 1.120.
Untuk saham PT Petrosea Tbk (PTRO), MNC Sekuritas juga merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham PTRO menguat 7,89 persen ke level 5.125 dan disertai peningkatan volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi PTRO saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 4.910-4.990, dengan target harga 5.500 hingga 5.725 dan stop loss di bawah 4.570.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022