Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 23.56 WIB

Investor Pasar Modal Capai Angka 31,8 Juta, BEI dan OJK Perkuat Transparansi

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI) (Dok Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI) (Dok Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat agenda reformasi pasar modal untuk meningkatkan kualitas, kredibilitas, aksesibilitas, dan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pasar modal Indonesia telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam satu dekade terakhir. Hal itu tercermin dari peningkatan jumlah perusahaan tercatat dan investor pasar modal.

Ia menyebut bahwa jumlah perusahaan tercatat meningkat dari 521 perusahaan pada 2015 menjadi 962 perusahaan sampai 22 September 2026. Sementara itu, jumlah investor pasar modal melonjak dari sekitar 434 ribu menjadi hampir 31,8 juta investor.

Adapun kapitalisasi pasar telah mencapai sekitar Rp 11.100 triliun atau setara USD 623 miliar. Pertumbuhan tersebut juga diikuti dengan semakin beragamnya produk pasar modal. Mulai dari saham, ETF, REIT, waran terstruktur, derivatif, hingga efek bersifat utang.

"Berbagai pencapaian pasar modal tentunya menjadi hal yang patut kita apresiasi. Namun, saat ini kita memasuki fase yang berbeda. Tantangan kita tidak lagi hanya mengenai bagaimana menumbuhkan pasar, tetapi juga bagaimana memperkuat kualitas, kredibilitas, aksesibilitas, dan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat internasional," ujar Jeffrey dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (25/9).

Jeffrey mengatakan BEI bersama OJK terus memperkuat agenda reformasi pasar modal dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk investor global dan pakar hukum internasional di sektor pasar modal.

Ia menjelaskan, reformasi tersebut mencakup penguatan free float perusahaan tercatat, transparansi data kepemilikan saham, tata kelola, kepatuhan dan penegakan regulasi, pendalaman pasar, serta peningkatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan internasional.

Langkah tersebut diarahkan untuk membangun pasar modal Indonesia yang semakin transparan, mudah diakses, efisien, resilien, dan memiliki daya saing di tingkat global.

Demutualisasi BEI

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore