
Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melemah pada perdagangan Selasa (28/7), setelah ditutup melemah sebesar 0,17 persen ke level 6,185 pada perdagangan Senin (27/7).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv], cermati area 6,074-6,146 sebagai area koreksinya. Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6,262-6,299.
Adapun level support IHSG berada di 6,111, 6,007. Sementara itu, level resistance berada di 6,599 dan 6,705.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). Serta merekomendasikan strategi Trading Buy untuk saham HRTA.
Pada perdagangan terakhir, saham HRTA menguat 0,52 persen ke level 1.930 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu bertahan di atas level 1.865 sebagai area stop loss, posisi HRTA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave.
Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 1.885–1.920 dengan target harga 2.040 hingga 2.150 dan stop loss di bawah 1.865.
Sementara itu, saham INDY juga direkomendasikan Buy on Weakness. Saham INDY menguat 6,48 persen ke level 2.630 dan disertai munculnya volume pembelian. Pergerakannya juga mampu bertahan di atas MA60. Diperkirakan posisi INDY saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave 5 dari wave (A).
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 2.530–2.590 dengan target harga 2.760 hingga 2.890 dan stop loss di bawah 2.450.
Untuk saham PGEO, MNC Sekuritas turut merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham PGEO menguat 3,55 persen ke level 1.020 dan disertai peningkatan volume pembelian. Pergerakan saham ini juga masih mampu berada di atas MA20. Saat ini, posisi PGEO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave dari wave 3.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 935–975 dengan target harga 1.055 hingga 1.110 dan stop loss di bawah 900.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
