Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 22.38 WIB

GAPKI Tegaskan Riset Sektor Sawit Harus Aplikatif dan Jawab Kebutuhan Industri

GAPKI tekankan riset terapan sawit harus aplikatif dan jawab kebutuhan industri untuk atasi masalah Ganoderma dan dukung SDM sawit. (Istimewa) - Image

GAPKI tekankan riset terapan sawit harus aplikatif dan jawab kebutuhan industri untuk atasi masalah Ganoderma dan dukung SDM sawit. (Istimewa)

JawaPos.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan bahwa riset di sektor kelapa sawit harus mampu menjawab kebutuhan nyata industri, bukan sekadar menghasilkan publikasi ilmiah.

Ketua Umum GAPKI Eddy Martono mengatakan, industri sawit membutuhkan inovasi yang lahir dari riset terapan untuk menjawab berbagai persoalan di lapangan.

"Industri kelapa sawit membutuhkan riset yang mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai tantangan yang dihadapi," ujar Eddy dalam keterangan yang diterima, Selasa (21/7).

Eddy mengatakan, salah satu persoalan yang mendesak adalah serangan jamur Ganoderma yang menyebabkan tanaman kelapa sawit mati. Bahkan, penyakit tersebut kini mulai ditemukan pada tanaman hasil peremajaan generasi awal.

"Ganoderma menjadi contoh mengapa riset terapan sangat dibutuhkan. Kita memerlukan teknologi yang tidak hanya mampu mendeteksi lebih dini, tetapi juga menemukan cara pengendaliannya. Persoalan seperti ini sangat dirasakan perusahaan maupun petani sawit," ujarnya.

Karena itu, GAPKI mendorong perguruan tinggi menyusun tema penelitian yang selaras dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, hasil penelitian mahasiswa maupun akademisi tidak berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan untuk mendukung pengembangan industri sawit nasional.

"Mahasiswa dan peneliti perlu melihat kebutuhan industri terlebih dahulu. Kalau memahami persoalan yang dihadapi di lapangan, maka riset yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata," ucapnya.

Adapun, Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan Komitmen Bersama antara Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan GAPKI dalam mendukung Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan melalui Beasiswa Kelapa Sawit.

Komitmen bersama tersebut juga menjadi langkah strategis memperkuat sinergi pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha dalam mencetak SDM sawit yang kompeten sekaligus mendorong lahirnya riset yang aplikatif.

Melalui kerja sama tersebut, ketiga pihak akan mendukung pelaksanaan program beasiswa, mulai dari sosialisasi, penyebarluasan informasi, fasilitasi calon penerima beasiswa, hingga memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore