
Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, dalam pembukaan Pekan Riset Sawit 2026, Jakarta, Senin (20/7).
JawaPos.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), menilai transformasi industri kelapa sawit merupakan salah satu kunci untuk mendukung target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, mengatakan tranformasi industri kelapa sawit harus bertumpu pada riset, inovasi, hilirisasi, serta peningkatan produktivitas petani, bukan lagi bergantung pada perluasan lahan.
Ia menegaskan, kelapa sawit bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan sebagai salah satu instrumen pembangunan nasional.
“Sawit berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan energi, mendukung pembangunan industri hilir, menjadi sumber penerimaan devisa, serta menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 16 juta rakyat Indonesia yang terlibat di sepanjang rantai nilai industri sawit," ujar Eddy dalam pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia, Senin (20/7).
Eddy mengatakan, dengan posisi sebagai salah satu produsen minyak sawot terbesar di dunia harus diikuti dengan keunggulan inovasi, teknologi, sumber daya manusia, dan kemampuan menciptakan nilai tambah.
Ia menjelaskan industri sawit menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim, tuntutan keberlanjutan, digitalisasi, kecerdasan artifisial, bioekonomi, ekonomi sirkular, hingga dinamika perdagangan internasional. Kondisi tersebut menuntut industri sawit terus bertransformasi melalui penguatan ekosistem riset.
"Riset bukan sekadar biaya, melainkan investasi strategis bangsa," ujarnya.
Eddy menilai keberhasilan industri sawit ke depan tidak lagi ditentukan oleh luasnya areal perkebunan, melainkan kemampuan meningkatkan produktivitas.
Peningkatan tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan benih unggul, teknologi budi daya, precision agriculture, mekanisasi, digital farming, pemupukan yang efisien, pengendalian hama yang ramah lingkungan, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.
“Dengan demikian, produktivitas meningkat, kesejahteraan petani meningkat, dan keberlanjutan lingkungan tetap terjaga,” ucapnya.
Lanjutnya, di sisi hilir pengembangan sawit tidak hanya terbatas pada biodiesel tetapi juga bisa dikembangkan untuk oleokimia, pangan berbasis sawit, biomaterial, bioplastik, surfaktan, pelumas ramah lingkungan, kosmetik, farmasi, bioavtur, hingga berbagai produk bioekonomi lainnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Kuching City vs Kitchee: The Cats Incar Poin, Wakil Hong Kong Ingin Beri Perlawanan
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022