Pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia 2026, di Jakarta, Senin (20/7). (Djati Waluyo/Jawapos.com)
JawaPos.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah mendukung sebanyak 1.873 peneliti, serta 383 mahasiswa sejak 2015 melalui program Grant Riset Sawit.
Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, mengatakan sejak 2015 sampai dengan saat ini program yang masuk dalam Pekan Riset Sawit Indonesia (Perisai) telah mendukung 466 kontrak penelitian yang melibatkan 109 lembaga penelitian dan pengembangan.
“Dari program tersebut, lahir 395 publikasi ilmiah dan 84 paten sebagai bagian dari penguatan inovasi industri sawit nasional,” ujar Eddy dalam pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia 2026, di Jakarta, Senin (20/7).
Eddy mengatakan, riset harus menghasilkan solusi yang dapat diterapkan oleh industri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Arah BPDP ke depan adalah mempertemukan kebutuhan industri (market pull), inovasi (technology push), dan kebutuhan masyarakat. Melalui PERISAI, kami ingin mempercepat hilirisasi hasil penelitian agar inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi memberikan dampak nyata bagi kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga:Eks Wakapolri Merasa Dikriminalisasi dalam Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Polri Buka Suara
Eddy mengatakan, Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia harus mampu menjadi pemimpin dalam inovasi dan teknologi. Di tengah tantangan perubahan iklim, digitalisasi, bioekonomi, dan tuntutan keberlanjutan, riset menjadi investasi strategis untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri sawit.
Pada Perisai 2026, BPDP juga menandatangani 56 kontrak riset baru, termasuk kajian pengembangan kelapa nasional dan kesiapan implementasi B50. Penelitian tersebut mencakup bidang budidaya, bioenergi, oleokimia, biomaterial, lingkungan, sosial ekonomi, hingga teknologi informasi.
Selain mendukung penelitian, BPDP memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan 44 perguruan tinggi, pemberian beasiswa kepada 13.265 mahasiswa, serta pelatihan bagi lebih dari 30 ribu petani dan pekebun untuk mempercepat adopsi inovasi di lapangan.
Hingga saat ini, lebih dari 100 hasil riset yang didanai BPDP telah memasuki tahap komersialisasi, mulai dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan industri hingga melahirkan startup berbasis hasil penelitian.
Dalam Perisai 2026, BPDP memamerkan 24 hasil Grant Riset Sawit dan 10 inovasi riset mahasiswa. Sejumlah teknologi yang ditampilkan antara lain Beton Precast Foam Concrete berbasis biomassa sawit, Drone Penyerbuk Sawit, serta Astaxanthin dari Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai inovasi yang siap memasuki tahap hilirisasi.
Perisai 2026 diikuti sekitar 1.300 peserta dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, pelaku industri, asosiasi, investor, pekebun, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Kegiatan tersebut menghadirkan seminar nasional, talkshow, business matching, Grant Riset Showcase, Kompetisi Inovasi Riset Mahasiswa, pameran hasil riset dan teknologi, demonstrasi teknologi, serta exhibition yang melibatkan perusahaan, perguruan tinggi, lembaga penelitian, startup, dan mitra industri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022