Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 02.13 WIB

Lebih dari 189 Ribu Perempuan dan Difabel Dapat Penghasilan pada 2025, Ini Dampak yang Tercatat

Gambar utama - Image

Makin banyak perempuan dan penyandang disabilitas memperoleh penghasilan melalui ekosistem digital sepanjang 2025. (Istimewa)

JawaPos.com - Lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas diklaim memperoleh penghasilan melalui ekosistem digital sepanjang 2025. Angka itu meningkat 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam laporan keberlanjutan (ESG) 2025 yang juga mencatat perluasan dukungan bagi mitra pengemudi, UMKM, hingga program lingkungan, di Indonesia. Selain mendorong inklusi ekonomi, perusahaan juga mengalokasikan Rp 100 miliar untuk perlindungan sosial, apresiasi, dan pengembangan kapasitas mitra pengemudi.

Di sektor lingkungan, pengembangan kendaraan listrik, restorasi mangrove, serta perlindungan kawasan gambut menjadi fokus utama sepanjang tahun. Keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat membantu lebih banyak orang memperoleh kesempatan untuk tumbuh.

"Kami terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung kesejahteraan Mitra, memperluas akses ekonomi bagi kelompok minoritas, memberdayakan komunitas lokal, serta mendorong berbagai solusi lingkungan yang memberikan manfaat jangka panjang,” kata Rivana Mezaya, Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia.

Di bidang lingkungan, lanjut dia, pihaknya mengoperasikan lebih dari 14.000 kendaraan listrik aktif yang terdiri atas lebih dari 11.000 kendaraan roda dua dan lebih dari 3.000 kendaraan roda empat, didukung lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai. Perusahaan juga mendukung perlindungan dan restorasi 149.800 hektare kawasan gambut Katingan Mentaya di Kalimantan Tengah serta penanaman mangrove di Pati dan Cilacap.

"Sementara itu, dukungan kepada mitra diwujudkan melalui program BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi lebih dari 200.000 mitra pengemudi berprestasi, Bonus Hari Raya (BHR), program umrah, hingga pelatihan peningkatan keterampilan melalui GrabAcademy," papar Rivana Mezaya.

Untuk memperluas kesempatan ekonomi yang lebih inklusif, Rivana Mezaya mengatakan, pihaknya menggandeng berbagai organisasi seperti Single Moms Indonesia, Fatayat NU, Pusbisindo, Gerkatin, HWDI, dan BSI Maslahat. Kolaborasi tersebut membuka akses pendapatan bagi perempuan dan penyandang disabilitas, termasuk melalui program mitra pengemudi kendaraan listrik.

Salah satu mitra pengemudi perempuan, Saidah Anwar dari Tangerang, mengaku memperoleh manfaat dari program tersebut. ”Saya tidak hanya mendapatkan penghasilan, tetapi juga menemukan komunitas yang saling mendukung. Kini saya bisa menghidupi keluarga, membantu sesama ibu tunggal, dan menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan mandiri,” ujar Saidah Anwar.

Di sektor pendidikan, program GrabScholar telah menjangkau lebih dari 5.700 pelajar Indonesia sejak 2022 hingga 2025. Program ini ditujukan untuk membantu siswa dan mahasiswa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore