Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juni 2026 | 20.00 WIB

Kredit Perbankan Tumbuh 9,98 Persen, Hery Gunardi: Kepercayaan Publik Terjaga

Direktur Utama BRI Hery Gunardi. (JawaPos.com) - Image

Direktur Utama BRI Hery Gunardi. (JawaPos.com)

JawaPos.com - Fundamental industri perbankan nasional hingga saat ini tetap menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan tumbuh 9,98 persen secara tahunan atau year on year (yoy) hingga April 2026, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 11,40 persen.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat tersebut menjadi indikator bahwa kepercayaan publik terhadap industri perbankan masih terjaga dengan baik.

“Pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat yang tetap kuat menunjukkan kepercayaan publik terhadap industri perbankan masih terjaga dengan baik, sekaligus mencerminkan fungsi intermediasi yang berjalan efektif,” ujar Hery.

Hery menilai kinerja industri perbankan masih resilien di tengah berbagai tantangan ekonomi global. Menurutnya, sektor perbankan nasional tetap mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif dengan kualitas aset yang terjaga.

Selain itu, kondisi likuiditas dan permodalan perbankan juga masih berada pada level yang kuat sehingga mampu menopang pertumbuhan bisnis sekaligus mendukung kebutuhan pembiayaan perekonomian nasional.

“Kepercayaan investor terhadap saham-saham perbankan nasional ditopang oleh kinerja industri yang tetap resilien di tengah dinamika ekonomi global. Industri perbankan masih mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif, kualitas aset yang terjaga, serta kondisi likuiditas dan permodalan yang kuat,” ujarnya.

Lanjutnya, bagi BRI, penguatan kepercayaan pasar dilakukan melalui kinerja yang konsisten. Perseroan terus fokus menjaga kualitas aset, memperkuat permodalan dan likuiditas, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.

Terkait wacana buyback saham emiten BUMN yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut, Hery menegaskan setiap aksi korporasi akan dikaji secara cermat dan dijalankan sesuai ketentuan regulator.

“Terkait wacana buyback, setiap aksi korporasi tentu akan dikaji secara cermat dan dilaksanakan sesuai ketentuan regulator yang berlaku. Saat ini fokus utama kami tetap pada penguatan fundamental perusahaan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore