
Rendang Asese/(Istimewa).
JawaPos.com — Perjalanan usaha Rendang Asese milik Eva Milza menjadi salah satu contoh bagaimana program pembinaan UMKM dari PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk membuka jalan bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.
Eva Milza menceritakan, usaha rendang yang dirintisnya sejak Maret 2003 ini bermula dari langkah sederhana dari dapur rumah.
“Awalnya saya yang langsung turun ke pasar untuk membeli bahan dan untuk memulai usaha ini. Dan pertama masak itu rendang aneka rendang kering,” ujarnya kepada Jawapos.com, Senin (4/5)
Produk tersebut awalnya dipasarkan ke lingkungan sekitar dan dititipkan ke toko oleh-oleh. Seiring meningkatnya permintaan, usahanya mulai berkembang dan membuka outlet kecil di rumah.
Pada fase awal itulah, Eva mulai menggunakan layanan perbankan BNI untuk mendukung transaksi usaha.
“Dengan permintaan pelanggan yang mau bayar transfer via transfer atau pakai rekening, itu pertama kita buka rekeningnya di BNI. Itu dulu masih rekening perseorangan atas nama Ibu Eva Milza sebelum usaha kita ini berubah menjadi PT,” jelasnya.
Maju Bersama BNI
Seiring waktu, Rendang Asese tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga dari dukungan yang diperoleh sebagai mitra binaan BNI. Eva mengaku banyak mendapat manfaat, mulai dari pelatihan hingga fasilitasi pemasaran.
“Itu pengembangannya banyak. Contoh pertamanya itu kita sering diajakin pelatihan tentang kewirausahaan, tentang marketing, tentang promosi. Terus kita juga sering difasilitasi untuk ikut bazar atau pameran, baik di dalam kota Padang, bahkan ke luar kota Padang, malahan sampai ke luar negeri, ke Malaysia, ke Korea kayak gitu,” tuturnya.
Tak hanya itu, produk Rendang Asese juga kerap menjadi unggulan dalam berbagai pameran yang diikuti BNI. Dukungan operasional hingga promosi turut dirasakan langsung oleh pelaku usaha.
“Nah, setelah itu kita juga dapat dukungan, misalnya kalau urusan rekening untuk karyawan atau pengurusan uang atau pencairan cek itu kita selalu diberi jalur khusus, iya, diberi kemudahan sama tim-tim BNI yang di Kota Padang,” lanjutnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
