
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, penerbitan Panda Bond bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pendanaan berbasis dolar Amerika Serikat (AS).
“Tujuan penerbitan Panda Bond adalah agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada pendanaan dalam bentuk dolar AS,” ujarnya dalam Media Briefing di Jakarta, Rabu (6/5).
Menurut Purbaya, gejolak global kerap memengaruhi dolar AS sehingga berdampak langsung terhadap rupiah. Oleh karena itu, kata dia, pemerintah berupaya memperluas sumber pembiayaan dengan masuk ke pasar keuangan China yang dinilai memiliki potensi besar.
Selain memperkuat stabilitas rupiah, Panda Bond juga menawarkan biaya pendanaan yang relatif lebih murah. Purbaya menyebut imbal hasil (yield) yang ditawarkan berada di kisaran 2,3–2,5 persen, lebih rendah dibandingkan obligasi dalam dolar AS maupun mata uang lainnya.
“Dengan yield sekitar 2,3 persen saja, permintaan sudah sangat besar,” ujarnya.
Di sisi lain, Purbaya memastikan bahwa pemerintah pun telah menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah lembaga keuangan di China, termasuk Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) yang siap mendukung proses penerbitan tersebut.
Bahkan, tingginya minat investor di Tiongkok dinilai menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperluas basis investor global. Adapun menariknya, Purbaya menyebut investor di China memiliki karakteristik berbeda.
Mereka, menurut Bendahara Negara dinilai lebih mengandalkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia ketimbang semata-mata mengacu pada peringkat kredit.
“Mereka percaya kondisi fundamental ekonomi Indonesia baik, sehingga tidak terlalu bergantung pada rating,” jelasnya.
Terkait waktu pelaksanaan, pemerintah menargetkan penerbitan Panda Bond dapat dilakukan dalam waktu dekat. Purbaya bahkan berencana melakukan kunjungan ke Tiongkok bersama jajaran Kementerian Keuangan untuk mematangkan persiapan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
