
Ilustrasi ribuan pelamar kerja untuk posisi manajer koperasi desa merah putih. (AI)
JawaPos.com – Pelibatan Bintara Pembina Desa alias Babinsa sebagai mandor dalam pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menuai kritik. Program pembekalan melalui bimbingan teknis (bimtek) selama dua minggu dinilai tidak cukup untuk membentuk kompetensi teknis di bidang konstruksi.
Pengamat Kebijakan Publik dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar, menilai secara logika sederhana, kemampuan teknis terutama yang berkaitan dengan engineering dan teknik sipil tidak bisa diperoleh secara instan.
“Sebetulnya tanpa dijawab oleh pakar pun kita sudah bisa paham logikanya. Kompetensi teknis itu enggak bisa instan, apalagi cuma dua minggu,” ujar Media kepada JawaPos.com, Rabu (6/5).
Menurutnya, pekerjaan konstruksi tidak hanya soal membangun fisik semata. Ada banyak aspek krusial yang harus dipahami secara mendalam, mulai dari perencanaan struktur, kualitas material, hingga standar regulasi teknis dan keselamatan konstruksi.
“Bidang ini butuh pendidikan formal dan pengalaman bertahun-tahun di proyek. Jadi, kalau hanya bimtek dua minggu, itu terasa tidak masuk akal,” tegasnya.
Media juga menyoroti potensi risiko jika kebijakan tersebut dipaksakan. Ia khawatir kualitas bangunan Kopdes Merah Putih menjadi buruk akibat minimnya kompetensi teknis para pelaksana di lapangan.
Ia menambahkan, alih-alih menghemat biaya, pendekatan tersebut justru berpotensi membuat proyek membengkak karena kesalahan teknis yang terjadi selama proses pembangunan.
“Kalau dipaksakan, hasilnya bisa asal-asalan. Dampaknya bukan hanya kualitas bangunan yang rendah, tapi juga risiko keselamatan dan inefisiensi anggaran,” ujar Media.
“Kalau seandainya dipaksakan, nanti asal-asalan aja. Kualitas bangunannya buruk. Risiko keselamatan, inefisiensi anggaran dan yang paling berbahaya sebenarnya inefisiensi anggaran. Jadi, enggak malah hemat. Tapi justru kayak proyeknya jadi membengkak harganya. Ini yang dikhawatirkan,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022