
Piala Dunia 2026. (FIFA)
JawaPos.com–Bagi para pecinta sepak bola, ada satu momen yang tidak boleh dilewatkan. Momen tersebut adalah gelaran Piala Dunia atau FIFA World Cup yang rutin digelar empat tahun sekali.
Tahun ini, jika sesuai jadwal, Piala Dunia 2026 akan digelar mulai 11 Juni hingga 19 Juli. Lokasi penyelenggaraannya ada tiga tempat yakni Meksiko, Kanada dan Amerika Serikat (AS).
Terlepas dari euforia sepak bola, lonjakan aktivitas nonton bareng (nobar) sepak bola ternyata bukan sekadar fenomena hiburan. Sejumlah riset terbaru menunjukkan, momen ini berkembang menjadi pendorong konsumsi yang signifikan dan membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi pelaku usaha kecil di sektor makanan dan minuman.
Data The Trade Desk dan YouGov mencatat, sekitar 180 juta masyarakat Indonesia mengikuti ajang sepak bola global pada 2022. Angka ini menggambarkan basis audiens yang besar.
Namun yang lebih penting, perilaku konsumsi selama nobar ikut berubah. Riset Snapcart menunjukkan 84 persen masyarakat Indonesia menikmati pertandingan sambil mengonsumsi makanan dan minuman, menjadikan nobar sebagai momen dengan intensitas belanja tinggi.
Tak hanya itu, 82 persen konsumen disebut mengandalkan layanan pesan antar untuk memenuhi kebutuhan selama pertandingan berlangsung. Pola ini memperlihatkan bagaimana digitalisasi layanan konsumsi, terutama food delivery, berperan penting dalam menopang aktivitas ekonomi saat event besar.
Fenomena nobar mendorong permintaan pada produk-produk yang praktis dan mudah dikonsumsi bersama. Menu seperti martabak, ayam goreng, mie ayam, hingga camilan ringan menjadi favorit. Menariknya, preferensi terhadap kuliner lokal tetap dominan di tengah gempuran makanan cepat saji global.
Bagi pelaku usaha kecil, kondisi ini menciptakan momentum peningkatan penjualan dalam waktu singkat. Permintaan yang terkonsentrasi menjelang dan selama pertandingan memberikan peluang untuk mengoptimalkan produksi, promosi, hingga distribusi.
Dalam konteks ekonomi yang lebih luas, tren ini mencerminkan pergeseran perilaku konsumsi masyarakat urban yang semakin mengandalkan layanan digital untuk memenuhi kebutuhan instan, terutama saat momen dengan keterlibatan emosional tinggi seperti pertandingan sepak bola.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
