Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2026 | 23.13 WIB

Sistem Digitalisasi Bansos Capai 80 persen, Uji Coba Menyasar 42 kabupaten/kota 

Ilustrasi lansia penerima bansos Kartu Lansia Jakarta. (jakarta.go.id) - Image

Ilustrasi lansia penerima bansos Kartu Lansia Jakarta. (jakarta.go.id)

JawaPos.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Langkah ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan minim kendala di lapangan.

Dalam Rapat Penguatan Pemanfaatan Data Lintas Sektor yang digelar di Ruang Rapat Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Senin (27/4), Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci menjawab carut-marut data yang selama ini terjadi.

Robben mengakui bahwa tantangan utama penyaluran bansos selama ini terletak pada akurasi data. Untuk mengatasinya, Kemensos mengusulkan pembentukan tim kerja lintas sektor yang terpusat di satu lokasi agar eksekusi data lebih cepat.

"Ini menjadi bagian dari upaya kami menjawab persoalan data agar bansos benar-benar tepat sasaran," ujar Robben.

Ia berharap pola kerja konvensional yang hanya sebatas rapat bisa segera ditinggalkan. Ia mendorong adanya konsolidasi data yang real-time dan kerja kolaboratif harian.

"Karena kalau hanya rapat seperti ini terus, tidak akan selesai. Harus langsung dikumpulkan, dikonsolidasikan, dan dieksekusi. Kami siap menyiapkan tempat, supaya tim bisa bekerja tiap hari dalam satu lokasi," lanjutnya.

Libatkan BPKP untuk Pengawasan Ketat

Saat ini, sistem digitalisasi bansos tercatat sudah berjalan sekitar 80% dari target. Meski begitu, Kemensos tetap waspada terhadap potensi celah dalam kualitas dan kelengkapan data.

Guna menjaga integritas dan akuntabilitas sistem, Kemensos menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Keterlibatan BPKP diharapkan mampu memberikan audit preventif sejak awal pelaksanaan.

"Kita ingin dari awal ini dikawal, supaya hasil akhirnya benar-benar clean dan bisa dipertanggungjawabkan," tegas Robben.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore