
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Istimewa)
JawaPos.com - Kabupaten Malang mempunyai 378 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hingga awal 2026, baru 30 koperasi yang beroperasi. Dengan demikian, 348 desa lainnya belum beroperasi. Salah satunya KDMP Mangliawan, Kecamatan Pakis.
Banyaknya KDMP yang belum beroperasi tersebut tertuang dalam Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes). Mayoritas terkendala modal.
Ketua KDMP Mangliawan Wahyu Setyono mengatakan, sampai saat ini koperasinya belum bergerak. Sebab, permodalan yang kabarnya dari pemerintah pusat masih belum turun. ”Kami menunggu modal tersebut. Sambil menunggu, pembangunan gerai diselesaikan,” ujar dia, Selasa (21/4).
Dia menceritakan, beberapa waktu lalu pernah mencoba menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digelontorkan Bulog.
”Waktu itu, istilahnya kami belajar berjualan. Namun, setelah ada skema baru tentang operasional, kami murni menunggu modal tersebut,” kata dia. Untuk sementara, pihaknya fokus memberi edukasi kepada masyarakat terkait berjalannya koperasi. Sekaligus menawarkan keanggotaan.
Sementara ini sudah ada 80 orang yang terdaftar sebagai anggota. Namun yang aktif hanya 40 persen atau sekitar 32 orang. ”Keaktifan tersebut dilihat dari rutinitas membayar simpanan. Ada simpanan wajib Rp 100 ribu yang dibayar satu kali dan simpanan pokok Rp 10 ribu per bulan. Kemungkinan sisanya membayar setelah kami operasional,” ucapnya.
Meski belum beroperasi, dia melanjutkan, semua perizinan KDMP Mangliawan sudah siap. Misalnya Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sehingga secara legalitas, pihaknya sudah memenuhi syarat. Saat ini pihaknya juga menunggu bantuan kendaraan yang akan didistribusikan pemerintah pusat.
”Informasinya, kami akan mendapat satu unit truk, satu pikap, dan dua Tossa. Namun saya tidak bisa memastikan waktu kedatangannya. Informasi dari teman-teman, kalau pembangunan gerai sudah 100 persen baru bisa turun,” kata dia.
Berdasar pengamatan Jawa Pos Radar Malang, hingga Selasa (21/4), gerai KDMP Mangliawan sedang dalam pembangunan. Dinding bangunannya sudah terbangun, tersisa pemasangan atap dan penyempurnaan bangunan. (yun/dan)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
