
DIBANGUN: Pekerja proyek bekerja membangun bakal Kopdes Kutoharjo di dekat lapangan desa setempat belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)
JawaPos.com - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kutoharjo sudah beroperasi. Dijalankan relawan. Namun, mereka justru tidak gajian. Meski begitu, tetap berjalan dan mencatat omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulan.
Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Kutoharjo Bambang Sudibyo menyampaikan, jumlah anggota koperasi saat ini telah mencapai sekitar 250 orang. Seluruh modal koperasi berasal dari partisipasi anggota, bukan dari pemerintah.
Untuk menjadi anggota, setiap warga diwajibkan membayar simpanan pokok Rp 100 ribu. Dibayarkan satu kali serta iuran wajib Rp 10 ribu setiap bulan. Nantinya, anggota berhak memeroleh pembagian keuntungan sesuai hasil rapat anggota.
Adapun syarat keanggotaan cukup sederhana. Yakni, memiliki KTP yang berdomisili di desa setempat, melampirkan pas foto, serta mengisi formulir pendaftaran. Setelah terdaftar, anggota akan mendapatkan kartu anggota dan buku simpanan.
Dalam pengelolaannya, Kopdes Kutoharjo dijalankan sembilan orang pengurus. Terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, serta beberapa bidang lain. Saat ini, koperasi masih beroperasi di lokasi sementara yang difasilitasi oleh pemerintah desa, yakni di area balai desa.
Berbagai kebutuhan pokok telah tersedia. Mulai dari sembako, makanan, minuman, gas melon, hingga layanan keuangan. Anggota juga mendapat prioritas dalam pembelian barang tertentu, seperti gas melon dengan harga sesuai ketentuan.
Untuk menjaga harga tetap terjangkau, koperasi bekerja sama dengan Bulog, sehingga barang diperoleh langsung dari sumber. Selain itu, pengurus juga menyediakan layanan antarbagi anggota.
Meski sudah berjalan, para pengurus hingga kini belum menerima gaji, karena pendapatan koperasi masih terbatas. Keuntungan bersih yang diperoleh baru sekitar Rp 1 juta per bulan, meski omzet harian bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta atau sekitar Rp 50-60 juta per bulan secara kotor.
Untuk meningkatkan penjualan, koperasi kerap menggelar bazar murah di sejumlah dukuh. Kegiatan ini merupakan inisiatif pengurus dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
