Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 18.43 WIB

Sudah Beroperasi dan Beromzet Rp 60 Juta, Relawan Koperasi Merah Putih Kutoharjo Tak Terima Gaji

DIBANGUN: Pekerja proyek bekerja membangun bakal Kopdes Kutoharjo di dekat lapangan desa setempat belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS) - Image

DIBANGUN: Pekerja proyek bekerja membangun bakal Kopdes Kutoharjo di dekat lapangan desa setempat belum lama ini. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

JawaPos.com - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kutoharjo sudah beroperasi. Dijalankan relawan. Namun, mereka justru tidak gajian. Meski begitu, tetap berjalan dan mencatat omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulan.

Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Kutoharjo Bambang Sudibyo menyampaikan, jumlah anggota koperasi saat ini telah mencapai sekitar 250 orang. Seluruh modal koperasi berasal dari partisipasi anggota, bukan dari pemerintah.

Untuk menjadi anggota, setiap warga diwajibkan membayar simpanan pokok Rp 100 ribu. Dibayarkan satu kali serta iuran wajib Rp 10 ribu setiap bulan. Nantinya, anggota berhak memeroleh pembagian keuntungan sesuai hasil rapat anggota.

Adapun syarat keanggotaan cukup sederhana. Yakni, memiliki KTP yang berdomisili di desa setempat, melampirkan pas foto, serta mengisi formulir pendaftaran. Setelah terdaftar, anggota akan mendapatkan kartu anggota dan buku simpanan.

Dalam pengelolaannya, Kopdes Kutoharjo dijalankan sembilan orang pengurus. Terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, serta beberapa bidang lain. Saat ini, koperasi masih beroperasi di lokasi sementara yang difasilitasi oleh pemerintah desa, yakni di area balai desa.

Berbagai kebutuhan pokok telah tersedia. Mulai dari sembako, makanan, minuman, gas melon, hingga layanan keuangan. Anggota juga mendapat prioritas dalam pembelian barang tertentu, seperti gas melon dengan harga sesuai ketentuan.

Untuk menjaga harga tetap terjangkau, koperasi bekerja sama dengan Bulog, sehingga barang diperoleh langsung dari sumber. Selain itu, pengurus juga menyediakan layanan antarbagi anggota.

Meski sudah berjalan, para pengurus hingga kini belum menerima gaji, karena pendapatan koperasi masih terbatas. Keuntungan bersih yang diperoleh baru sekitar Rp 1 juta per bulan, meski omzet harian bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta atau sekitar Rp 50-60 juta per bulan secara kotor.

Untuk meningkatkan penjualan, koperasi kerap menggelar bazar murah di sejumlah dukuh. Kegiatan ini merupakan inisiatif pengurus dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore