
Warga berbelanja di salah satu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Melawai di Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Banyak calon pelamar yang bertanya-tanya, berapa sebenarnya besaran gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih? Antusiasme publik melonjak seiring dibukanya rekrutmen besar-besaran untuk 30.000 posisi manajer di seluruh Indonesia.
Pertanyaan mengenai apakah gaji yang ditawarkan sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR) menjadi topik paling hangat. Mengingat posisi ini akan dikelola langsung oleh BUMN, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara, ekspektasi pelamar terhadap paket kompensasi tentu cukup tinggi.
Bocoran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih
Hingga saat ini, pemerintah belum merilis angka nominal pasti mengenai gaji manajer Kopdes. Namun, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan sinyal bahwa skema pengupahan nantinya akan berbasis pada jenjang pendidikan pelamar.
"Gajinya nanti disesuaikan, karena kan ada D3, D4, S1. Kita tidak sampai menentukan detail nominalnya," ujar Zulhas.
Meski angka resmi belum ketok palu, banyak pengamat memprediksi gaji manajer akan berada pada level yang kompetitif. Jika merujuk pada gaji standar Manajer, angka yang beredar bisa bervariasi dari Rp7.500.000 hingga Rp50 juta, tentu dengan mempertimbangkan pengalaman dan skala operasional perusahaan.
Namun, jika nantinya merujuk pada besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, DKI Jakarta menempati UMP tertinggi nasional, dengan nominal Rp 5.729.87. Sementara itu, wilayah dengan UMP terendah yaitu Jawa Barat dengan nominal Rp 2.317.601.
Apa Itu Program Kopdes Merah Putih?
Program ini merupakan inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa. Berbeda dengan koperasi konvensional, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai penggerak utama ekonomi lokal yang mengelola berbagai sektor, mulai dari toko sembako, apotek, hingga unit logistik untuk petani dan nelayan.
Zulhas menegaskan bahwa proses seleksi ini berlangsung transparan dan tidak dipungut biaya. Ia juga memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mencoba memanfaatkan situasi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
