Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 02.25 WIB

Lantik Lima Pejabat Tinggi Kemenkeu, Purbaya Tekankan Disiplin Fiskal hingga Integritas

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama Eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada, Selasa (21/4). - Image

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama Eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada, Selasa (21/4).

JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama Eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada, Selasa (21/4).

Dalam arahannya, Purbaya menegaskan tiga pesan utama yang menjadi pegangan para pejabat baru, yakni disiplin fiskal, pengelolaan kas negara yang optimal, serta integritas.

Menurut Purbaya, para pejabat yang baru dilantik kini memegang amanah besar dari negara di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian. Ia menilai tantangan ekonomi dunia saat ini menuntut aparatur negara bekerja lebih sigap dan profesional.

“Hari ini kita lantik pejabat baru. Intinya satu, Anda sekarang pegang kepercayaan negara di tengah dunia yang lagi tidak stabil,” ujar Purbaya dalam acara pelantikan di Kantornya.

Dia menegaskan, jabatan yang diemban bukanlah fasilitas, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Menurutnya, ujian kepemimpinan justru muncul saat tekanan dan situasi sulit terjadi.

“Jabatan itu bukan fasilitas, itu amanah. Kita diuji bukan saat kondisi normal, tapi saat tekanan datang,” tegasnya.

Pesan pertama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga disiplin fiskal. Purbaya menekankan bahwa defisit anggaran bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan kredibilitas pemerintah di mata dunia.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga defisit APBN tetap terkendali dan tidak melampaui batas 3 persen. “Angka defisit itu bukan sekadar target, itu sinyal ke dunia bahwa kita serius menjaga fiskal,” tegasnya.

Pesan kedua ialah pengelolaan kas negara atau cash management yang rapi dan efisien. Menurut bendahra negara, arus kas yang sehat menjadi kunci kelancaran belanja negara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Negara ini hidup dari aliran kas. Kalau Anda kelola dengan benar, kita bisa ngebut,” ucapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore