Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 April 2026 | 04.56 WIB

Menkeu Purbaya Kritik Soal Proyeksi Ekonomi World Bank: Saya Pikir Salah Hitung, Dia Melakukan Dosa Besar!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Nurul F/JawaPos.com) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Nurul F/JawaPos.com)

JawaPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik tajam terhadap proyeksi Bank Dunia atau World Bank yang memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 4,7 persen. Ia bahkan menyebut lembaga tersebut kemungkinan “salah hitung” dan telah melakukan dosa besar.

Purbaya menilai proyeksi tersebut tidak sejalan dengan kondisi aktual perekonomian domestik. Ia mengungkapkan, pada Kuartal I-2026 saja pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mampu menembus kisaran 5,5 persen hingga 5,6 persen.

“Kan triwulan pertama saja mungkin 5,5 persen, 5,6 persen atau lebih. Berarti World Bank menghitung kita mau resesi, turun ke bawah sekali, setelah itu kalau rata-ratanya 4,6 persen. Saya pikir World Bank salah hitung,” ujar Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, dikutip Minggu (12/4).

Menurut dia, proyeksi yang lebih rendah dari Bank Dunia kemungkinan dipengaruhi oleh asumsi tingginya harga minyak dunia. Namun, Purbaya meyakini prediksi tersebut bisa berubah jika kondisi global kembali normal.

“Kalau sebulan dari sini harga minyak turun ke level normal lagi, World Bank pasti akan ubah prediksinya. Tapi dia sudah melakukan dosa besar, dia menimbulkan sentimen negatif ke kita,” jelasnya.

Tak hanya itu, Purbaya secara terbuka menyatakan dirinya menunggu permintaan maaf dari Bank Dunia apabila nantinya harga minyak mentah sudah kembali ke level normal.

“Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal, kalau dia ubah prediksi ekonominya lagi,” sambungnya.

Meski demikian, ia menegaskan fokus pemerintah saat ini bukan pada perdebatan proyeksi, melainkan memastikan seluruh mesin ekonomi berjalan optimal. Mulai dari menjaga iklim investasi, memperkuat program pemerintah, hingga memastikan sistem keuangan siap menopang pertumbuhan.

“Saya sih akan optimalkan semua mesin ekonomi yang ada di sini, itu saja. Mungkin saja World Bank betul, tetapi saya nggak tahu, yang jelas kalau di angka saya sih sudah membaik dan kita akan jaga terus,” ucapnya.

Ia pun menambahkan, strategi ekonomi yang dijalankan pemerintah diyakini mampu menjaga momentum pertumbuhan, termasuk melalui pendekatan khas kawasan Asia. “Mungkin World Bank belum tahu jurus-jurus Asia saya, jurus-jurus Asia Pak Prabowo,” pungkas Purbaya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore