
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Emmy Suryandari saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/4). (Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com–Seiring dengan pertumbuhan industri cat dan pelapis di Indonesia, perhatian terhadap aspek kesehatan dan keamanan produk semakin menjadi prioritas.
Mengacu pada berbagai referensi global, manusia menghabiskan sekitar 90 persen waktunya di dalam ruangan. Sehingga pemilihan material bangunan tidak lagi hanya berfokus pada estetika, tetapi juga berperan penting dalam mendukung kualitas hidup dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia Emmy Suryandari menekankan bahwa industri kimia hilir, termasuk sektor cat dan pelapis, merupakan salah satu sektor strategis yang terus menunjukkan pertumbuhan positif di Indonesia.
Pada 2025, industri cat nasional tercatat memiliki kapasitas terpasang 1,5 juta MT (metrik ton) per tahun dan menyerap 36.000 tenaga kerja, dengan potensi kebutuhan pasar dalam negeri lebih dari 1 juta MT.
Dalam rangka menjaga pertumbuhan industri tersebut, Emmy mengatakan, aspek kualitas dan keamanan produk menjadi semakin penting untuk memastikan keberlanjutan industri sekaligus perlindungan masyarakat.
”Pemerintah berkomitmen untuk mendorong industri yang tidak hanya berdaya saing, namun juga bertanggung jawab melalui penerapan standar dan kebijakan yang tepat. Penerapan standar serta pembatasan bahan berbahaya menjadi fondasi penting dalam melindungi masyarakat,” ujar Emmy saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/4).
Sementara itu, dari pelaku industri cat sendiri, saat ini sudah ada yang melakukan inovasi terkait solusi cat bebas timbal di seluruh portofolio produk, baik untuk segmen ritel maupun kebutuhan industri B2B (business-to-business). Mulai dari cat besi dan kayu, cat tembok eksterior dan interior, hingga cat untuk penggunaan industri seperti auto refinish, cat pelapis khusus untuk industri, cat pelapis protektif, dan berbagai aplikasi lainnya.
”Kami di KANSAI PAINT percaya bahwa cat tidak hanya berfungsi untuk memperindah, tetapi juga berkontribusi pada rasa aman, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya keamanan material bangunan, kami menghadirkan portofolio cat bebas timbal dengan teknologi Jepang untuk mendorong pilihan yang lebih bijak dalam mewujudkan ruang hidup yang lebih sehat dan berkualitas,” kata President Director PT Kansai Prakarsa Coatings Takahiko Tsuda.
Komitmen ini tidak hanya membantu masyarakat menikmati ruang hidup yang lebih sehat dan nyaman, tetapi juga mendorong praktik industri yang lebih bertanggung jawab. ”Manfaatnya, semakin memperkuat kepercayaan publik kepada industri, sehingga industri dapat terus menghadirkan inovasi yang lebih bermakna bagi masyarakat ke depannya,” tambah Takahiko.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
