
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo. (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com – Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan secara blak-blakan latar belakang diluncurkannya program pembangunan 3 juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program tersebut salah satunya didorong oleh masyarakat yang masih tinggal dalam kondisi rumah memprihatinkan. dia menyebut banyak yang masih tinggal di gubuk.
Menurut Hashim, salah satu fakta yang paling mencolok adalah masih sangat banyak masyarakat Indonesia yang belum memiliki rumah layak huni.
Bahkan, berdasarkan data terdapat sekitar 27 juta keluarga di Indonesia yang masih tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH), seperti di gubuk.
“Ternyata terdapat 27 juta keluarga Indonesia yang tinggal di dalam yang dinamakan RTLH. Mereka tinggal di gubuk-gubuk, rumah gedek, rumah yang sebetulnya bukan rumah. Tapi itu adalah kenyataan,” kata Hashim dalam acara Penyerahan Hibah Tanah dari Lippo Group ke Pemerintah di Meikarta, Jawa Barat, Minggu (8/3).
Menurutnya, kondisi ini menjadi salah satu alasan kuat pemerintah menggulirkan program pembangunan 3 juta rumah per tahun.
Program tersebut diharapkan mampu mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia.
Di sisi lain, menurut data statistik, masih banyak warga yang menunggu rumah layak huni. Namun untuk angkanya belum pasti dan berkisar di antara 9-15 juta keluarga.
Ia menjelaskan, perbedaan angka tersebut terjadi karena data yang dimiliki berbagai lembaga belum sepenuhnya seragam.
Beberapa basis data menunjukkan angka 9 juta keluarga, sementara data lain menyebut hingga 15 juta keluarga yang membutuhkan rumah.
Hashim mengaku sudah membahas persoalan tersebut bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Menurut dia, masalah utama yang dihadapi pemerintah saat ini adalah kualitas dan keseragaman data.
“Masalah yang kita hadapi adalah data yang tidak menentu. Data yang seringkali tidak akurat. Ada yang bilang 9 juta, ada yang bilang 15 juta karena database-nya berbeda-beda,” bebernya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
