Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal meluapkan amarahnya terhadap ketatnya pengamanan aksi unjuk rasa buruh di sekitar Istana Negara, Senin (29/12). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) bersama Partai Buruh menuntut Menteri Keuangan Purbaya untuk segera menghapus pajak Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026.
Presiden Partai Buruh Said Iqbal menilai, pengenaan pajak pada THR sangat memberatkan pekerja, terutama di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Said Iqbal menyoroti sistem pemotongan pajak progresif yang membuat nominal THR yang diterima buruh berkurang drastis. Menurutnya, THR seharusnya menjadi bantalan ekonomi bagi buruh untuk merayakan hari raya, bukan justru menjadi objek pajak yang besar.
"THR itu habis untuk ongkos mudik, beli kebutuhan Lebaran. Kenapa masih dikenakan pajak? Karena digabung dengan upah, jadi kena progresif dan besar sekali," ujar Said Iqbal, Selasa (3/3).
Aspirasi ini akan ia sampaikan dalam aksi besar-besaran di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Rabu (4/3).
Selain masalah pajak, buruh juga mendesak perusahaan agar mencairkan THR lebih awal, yakni H-21 sebelum Lebaran, guna menghindari keterlambatan pembayaran yang sering terjadi setiap tahunnya.
Tolak Impor Kendaraan dan Ancaman PHK
Tak hanya soal pajak THR, aksi massa yang diperkirakan mencapai 1.000 orang ini juga membawa isu krusial mengenai kebijakan impor 105.000 unit mobil pick up dari India. Kebijakan ini dinilai mengancam nasib buruh otomotif lokal.
Dalam aksi ini, buruh juga menagih janji pemerintah terkait penghapusan sistem kerja outsourcing (alih daya) dan kebijakan upah murah.
Ia juga mengkritik implementasi penetapan upah minimum yang dianggap tidak berpihak pada buruh karena adanya pemotongan indeks alpha di lapangan.
Aliansi buruh juga menyerukan penghentian konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Mereka khawatir ketegangan global ini akan melambungkan harga BBM dan biaya produksi yang berujung pada efisiensi karyawan.
"Perang itu pasti berujung PHK besar-besaran," imbuh Said Iqbal.
Siap-siap Cek Rekening! THR ASN & Swasta 2026 Cair, Ojol Juga Dapat Bonus
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
