
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar mengenai adanya surat dari pengusaha asal Tiongkok terkait keluhan atas kondisi usaha di Indonesia. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar mengenai adanya surat dari pengusaha asal Tiongkok terkait keluhan atas kondisi usaha di Indonesia yang diterima Presiden Prabowo Subianto. Merespons hal itu, Purbaya menegaskan, pemerintah tidak akan mengganggu aktivitas bisnis yang legal atau berjalan sesuai aturan hukum di Indonesia.
“Saya juga denger-denger ada, kalau terkait dengan tindakan ilegal ya mereka harus ikut UU sini, kalau mereka lakukan sesuai legal mereka juga tahu,” ujar Purbaya kepada awak media di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5).
Dia menegaskan, pemerintah Indonesia terbuka terhadap investasi dan aktivitas usaha dari negara mana pun, termasuk dari Tiongkok. Namun, seluruh pelaku usaha tetap wajib mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.
Menurut Purbaya, penindakan hanya akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran hukum atau aktivitas ilegal dalam operasional bisnis mereka.
“Saya kan pernah diskusi sama dubes China di sini, bahwa kita nggak akan ganggu bisnis siapapun di sini, asal mereka lakukan dengan legal. Kalau ilegal kita akan tindak,” tegasnya.
Sebelumnya, sejumlah perusahaan asal Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan keluhan terkait iklim usaha di Tanah Air.
Mereka menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai makin membebani operasional industri, mulai dari kenaikan pajak, pemangkasan kuota nikel, hingga pengetatan aturan tenaga kerja asing.
Surat yang juga ditembuskan kepada Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia itu dikirim atas nama seluruh perusahaan investasi Tiongkok di Indonesia bersama Kamar Dagang Tiongkok di Indonesia.
Dalam surat tersebut, para investor mengaku tetap optimistis terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Namun, mereka menilai kebijakan pemerintah belakangan ini menciptakan ketidakpastian yang mengganggu keberlangsungan investasi jangka panjang.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
