
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditetapkan sebagai Ketua Pansel Capim OJK merangkap anggota bersama 8 anggota lainnya. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa anggaran pembelian kapal oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum cair. Ia mengaku sudah mengecek ke anak buahnya untuk memastikan terkait pencairan itu.
"Sudah saya cek. (Anggaran pembelian kapal KKP) memang belum (cair)," kata Purbaya kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/2).
Meski begitu, Purbaya menyampaikan kalau satu kementerian berencana membuat ribuan kapal, seharusnya tidak menunggu ada anggaran.
Bahkan, ia menyebut setidaknya rencana itu bisa direalisasikan dan turut menggenjot industri galangan kapal dalam negeri. Tetapi ia mengaku, hal itu belum terlihat pada saat ini.
"Tapi kan begini, kalau Anda punya rencana buat kapal sekian ribu, masa nunggu ada anggarannya. Kan sudah ada rencana di depannya, kan," jelas Purbaya.
"Ya, saya minta itu. Itu saja belum kelihatan gerakan di depannya. Itu saja," tambah dia.
Ke depan ia memastikan akan segera bertemu dengan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono untuk berbicara terkait rencana pembelian kapal itu. "Nanti saya ngomong sama pak menteri sahabat saya juga," tukasnya.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons tudingan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut bahwa dana APBN untuk pembelian kapal tidak dikucurkan ke industri kapal dalam negeri, justru ke industri galengan kapal luar negeri.
Melalui akun Instagram pribadinya, Menteri KKP menegaskan bahwa sumber pembiayaan proyek tersebut tidak berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Melainkan, bersumber dari dana pinjaman luar negeri yang berasal dari Pemerintah Inggris (United Kingdom/UK).
“Yth Menteri Keuangan, supaya anda faham dan cerdas, bahwa dana utk pembangunan kapal tsb bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK,” kata Trenggono seperti dikutip dalam akun Instagram pribadinya, @swtrenggono, Selasa (10/2) malam.
Bahkan, Trenggono meminta Purbaya untuk lebih dulu mempertanyakan kepada anak buahnya sebelum melemparkan tudingan untuk kementerian yang dipimpinnya. Salah satunya, soal kebenaran apakah anggaran pembelian kapal KKP sudah dikucurkan atau belum.
“Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, bener gak itu uang kapal sudah di kucurkan?,” tukasnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022