Mukesh Ambani menyoroti peran kecerdasan buatan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi global (Reuters)
JawaPos.com - Ketua Reliance Industries Limited Mukesh Ambani menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan menjadi kekuatan pendorong utama di balik transformasi ekonomi dunia dalam tiga dekade mendatang, dengan potensi melipatgandakan ukuran total perekonomian global dari sekitar USD 110 triliun saat ini menjadi hampir USD 300 triliun.
Dalam sebuah diskusi intens bersama Larry Fink, Chairman dan Direktur Utama BlackRock, perusahaan pengelola aset terbesar di dunia, Ambani memaparkan keyakinannya bahwa revolusi AI bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi fondasi struktural untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Dia menegaskan bahwa tanpa adopsi teknologi ini secara luas, tantangan besar seperti kesehatan, pendidikan, dan stabilitas sistem pajak tidak akan dapat diselesaikan secara efektif.
Melansir dari News18, Jumat (6/2/2026), Ambani menyatakan bahwa India harus berani menerima perubahan teknologi dan tidak perlu takut terhadap AI. Menurutnya, sejarah revolusi industri menunjukkan bahwa adaptasi teknologi merupakan kunci percepatan produktivitas.
"Kita tidak boleh takut pada AI. Teknologi ini nyata dan bagi India, hal ini sangat menguntungkan," ujar Ambani dalam sesi diskusi.
Ambani kemudian menjelaskan secara rinci bahwa total produk domestik bruto (PDB) global saat ini diperkirakan mencapai sekitar USD 110 triliun, dan dengan peningkatan produktivitas melalui AI, angka ini bisa berkembang menjadi hampir USD 300 triliun dalam tiga dekade mendatang.
"Dengan produktivitas yang didorong AI, kita dapat melihat dunia dengan ekonomi bernilai sekitar 300 triliun dolar AS dalam tiga dekade mendatang," tegasnya, menekankan potensi pertumbuhan global yang luar biasa.
Ambani juga menyoroti peluang besar yang terbuka bagi India dalam peta ekonomi global ini. Dia memperkirakan India dapat mengambil bagian signifikan dari pertumbuhan tersebut dengan berpotensi menciptakan nilai ekonomi baru sekitar USD 30–35 triliun melalui pengembangan sektor teknologi dan peningkatan kapasitas produksi.
Dalam pandangannya, ekosistem startup India memainkan peran kunci dalam memanfaatkan peluang ini. Ambani menyatakan bahwa sektor startup memberikan energi baru terhadap inovasi dan kemampuan bersaing global.
"Industri startup adalah aspek cerita pertumbuhan India yang paling membuat saya bersemangat. Saya bisa melihat dengan jelas akan munculnya 100 Reliance baru," ujarnya.
Komentar Ambani tersebut mendapat respons dari Larry Fink, yang menyatakan bahwa risiko yang jauh lebih besar bukanlah gelembung investasi AI, melainkan kurangnya investasi dalam teknologi ini.
Fink secara tegas mengatakan bahwa jika investasi dalam AI tidak dilakukan secara serius sekarang, negara‑negara yang lambat beradaptasi akan tertinggal dalam persaingan global, termasuk menghadapi kekuatan teknologi yang berkembang pesat di Tiongkok.
"Saya tidak percaya ada gelembung AI. Risiko terbesar adalah jika kita tidak berinvestasi dalam teknologi ini, Tiongkok yang akan menang," ujar Fink dalam diskusi tersebut.
Selain itu, Fink menambahkan bahwa AI berpotensi menjadi mesin penemuan dan inovasi yang meluas di seluruh dunia, memperluas peluang ekonomi daripada sekadar menghasilkan terobosan teknologi.
Menurutnya, teknologi tersebut dapat memperkuat produktivitas bahkan di negara‑negara dengan tantangan demografis, sekaligus mendukung pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022