
Peluncuran Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) Versi III (Dok. Humas OJK)
JawaPos.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) Versi III sebagai penguatan nyata dukungan sektor keuangan terhadap komitmen pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE).
Taksonomi terbaru ini diharapkan menjadi peta jalan yang lebih komprehensif dalam mengarahkan pembiayaan ke aktivitas ekonomi hijau dan berkelanjutan.
Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan, TKBI Versi III merupakan hasil kontribusi kolektif seluruh pemangku kepentingan dan menjadi bagian penting dari transformasi ekonomi nasional.
“Sebagai dukungan OJK terhadap komitmen pemerintah untuk pencapaian Net Zero Emission, hari ini kami meluncurkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia versi 3. Ini adalah kontribusi kolektif dengan seluruh stakeholder,” ujar Friderica dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan di Jakarta, dikutip Jumat (6/2).
Ia menjelaskan, taksonomi versi terbaru ini membawa sejumlah pembaruan strategis. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kehadiran navigator khusus, yang akan memudahkan pelaku industri jasa keuangan dalam mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menyalurkan pembiayaan ke aktivitas ekonomi berkelanjutan secara lebih terarah.
Selain itu, OJK juga tengah mempercepat penguatan infrastruktur pendukung ekonomi hijau. Sejalan dengan implementasi Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang nilai ekonomi karbon, OJK bersama lembaga terkait sedang melakukan finalisasi pengembangan Sistem Registri Unit Karbon.
“Pengembangan sistem registri ini dilakukan agar Indonesia dapat memperoleh manfaat maksimal dari pengembangan ekonomi berkelanjutan,” jelas Friderica.
Peluncuran tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia menilai pembaruan taksonomi ini menjadi instrumen krusial untuk mempercepat aliran pendanaan ke sektor ekonomi hijau.
“Apresiasi kami sampaikan kepada OJK atas peluncuran update klasifikasi aktivitas ekonomi hijau atau Taksonomi Keuangan Berkelanjutan versi 3,” ujar Airlangga.
Menurut Airlangga, kehadiran Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia Versi III menjadi momentum penting untuk mempercepat realisasi pembiayaan hijau. “Dengan adanya taksonomi dari OJK, dorongan terhadap pendanaan ekonomi hijau harus semakin kencang,” pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
