
Ilustrasi: Dampak nyata perubahan iklim salah satunya adalah kenaikan suhu bumi. (Study Finds).
JawaPos.com – Perubahan iklim kini telah menjadi risiko nyata bagi stabilitas ekonomi dan sektor keuangan. Hal ini menjadi sorotan utama dalam forum diskusi Sustainable Finance Fest 2026.
Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Deden Firman Hendarsyah dalam keterangan tertulisnya menegaskan bahwa dampak krisis iklim tidak lagi terbatas pada lingkungan. “Perubahan iklim bukan semata risiko lingkungan, namun berkembang menjadi risiko ekonomi dan risiko keuangan yang mengancam stabilitas,” ujarnya.
Menurutnya, transisi menuju keuangan berkelanjutan bukan lagi pilihan sukarela, melainkan kebutuhan yang harus dijalankan industri. “Langkah untuk memitigasi risiko iklim bukan lagi praktik sukarela, namun kewajiban bagi industri keuangan kita,” tambahnya.
Namun, proses transisi ini juga menyimpan tantangan. Deden menekankan pentingnya kehati-hatian dalam inovasi produk keuangan hijau agar tidak menimbulkan risiko baru.
“Yang dibutuhkan adalah keberanian yang prudent… namun harus disertai dengan kehati-hatian dan tata kelola yang baik,” katanya.
Dari sisi regulator, OJK telah mendorong berbagai kebijakan seperti taksonomi keuangan berkelanjutan hingga manajemen risiko iklim. Tujuannya, mengubah pendekatan industri dari sekadar patuh regulasi menjadi kesadaran jangka panjang.
Direktur Keuangan Berkelanjutan OJK, R. Joko Siswanto, menyebut ke depan pasar akan berperan menentukan. “Nantinya, pihak pasar atau publik yang akan ‘menghukum’ atau mengapresiasi pelaku usaha,” ujarnya.
Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pasar modal bisa menjadi penghubung antara investor dan investasi hijau. Kepala Divisi Pengembangan BEI, Ignatius Denny Wicaksono, mengatakan peran ini krusial dalam mendorong transisi energi.
“Tugas kita adalah menavigasi ESG investment supaya investor berinvestasi ke sektor yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022