
Ketua Dewan Pengawas Indonesian Business Council (IBC) Arsjad Rasjid.
JawaPos.com - Pertumbuhan ekonomi Islam global yang terus menunjukkan tren positif. Pengeluaran konsumen Muslim di sektor halal tercatat mencapai USD 2,43 triliun pada 2023 dan diperkirakan meningkat menjadi USD 3,36 triliun pada 2028.
Sementara itu, sektor keuangan Islam mencatatkan pertumbuhan aset dari USD 4,93 triliun menjadi USD 7,53 triliun dalam periode yang sama.
Adopsi teknologi juga semakin kuat, tercermin dari proyeksi nilai Islamic fintech yang diperkirakan mencapai USD 306 miliar pada 2028 dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 13,6 persen.
Indonesia saat ini menempati posisi yang kuat dalam peta ekonomi Islam global. Berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2024–2025, Indonesia berada di peringkat ketiga dunia setelah Malaysia dan Arab Saudi.
Capaian unggulan Indonesia terlihat pada sektor modest fashion (peringkat pertama), pariwisata ramah Muslim (peringkat kedua), serta farmasi dan kosmetik halal (peringkat kedua).
Selain itu, Indonesia tercatat sebagai negara dengan nilai investasi halal terbesar di dunia, dengan 40 transaksi senilai USD 1,6 miliar sepanjang 2023 dari total USD 5,8 miliar investasi halal global.
Pertumbuhan industri halal nasional juga menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Triwulan II 2025, terdapat 140.944 perusahaan industri halal dengan 584.552 produk yang telah mengantongi sertifikasi halal.
Kondisi itu mencerminkan ekosistem yang semakin matang dan terintegrasi. Di kawasan Asia-Pasifik, nilai ekonomi halal di sektor makanan dan minuman saja telah mencapai USD 524,38 miliar.
terkait hal itu, Ketua Dewan Pengawas Indonesian Business Council (IBC), Arsjad Rasjid menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia berada pada posisi yang sangat strategis, untuk berperan sebagai pusat penghubung perdagangan dan investasi berbasis ekonomi Islam, khususnya di kawasan Asia-Pasifik.
Pernyataan tersebut disampaikan Arsjad dalam forum Indonesia–Business 57+ (B57+) Roundtable, yang menjadi bagian dari Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta.
B57+ sendiri dikembangkan sebagai wadah kolaboratif yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, serta mitra internasional guna merumuskan langkah-langkah nyata dalam memperkuat konektivitas ekonomi antarnegara muslim dan mitra strategis global.
Dalam kerangka ini, Indonesia didorong menjadi titik sentral kerja sama melalui pembentukan B57+ Asia-Pacific Chapter yang secara resmi diluncurkan pada 3 Februari 2026, bertepatan dengan rangkaian kegiatan IES 2026.
Arsjad menegaskan bahwa inisiatif B57+ bertujuan menghimpun para pemimpin sektor swasta dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) untuk memperkuat arus perdagangan, investasi, serta kolaborasi ekonomi di berbagai pasar Islam dunia.
Ia menilai, besarnya skala pasar dan kapasitas produksi negara-negara muslim akan jauh lebih optimal jika ditopang oleh konektivitas yang solid, dengan Indonesia berperan sebagai pusat penghubungnya.
"Indonesia punya keunggulan geografis dan kepercayaan dari negara-negara muslim. Kami siap menghubungkan pelaku usaha Muslim dengan peluang bisnis nyata, dari kemitraan hingga investasi besar. Dan kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan investor global yang tertarik dengan ekonomi Islam,” kata Arsjad.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022