Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suhasil Nazara akan ditunjuk untuk mewakili pemerintah dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan digelar besok, Rabu (21/1). Ia mengatakan, sebetulnya ingin dirinya sendiri yang akan datang langsung dalam RDG BI itu.
Tetapi, dia sudah bisa membayangkan bahwa keputusan itu bisa memantik perbincangan dan dikaitkan dengan intervensi pemerintah. "Pak Suahasil akan datang ke sana (RDG BI). Dia pilih ikut rapat (RDG) besok," kata Purbaya saat ditemui di Kawasan Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1).
"Tadinya saya mau datang, tapi kalau saya datang, lu pada ribut. Waaah, Menteri Keuangan datang ke sana, ribut lagi nanti. (Nanti muncul pertanyaan) Ini ada hubungannya dengan apa? Intervensi pemerintah? Enggak, enggak gitu. Emang undang-undangnya kan boleh," tambahnya.
Lebih lanjut, Bendahara Negara ini mengungkapkan kehadiran pemerintah dalam rapat rutin bulanan bank sentral Indonesia tidak untuk melakukan intervensi. Melainkan, kata dia, untuk melakukan sinkronisasi kebijakan antara fiskal dan moneter.
"Jadi, untuk lebih menyinkronkan kebijakan fisikal moneter, kita pengen lihat isi kepala orang moneter seperti apa. Sehingga kebijakan kita bisa lebih searah," tutur Purbaya.
Saat ditanya soal adakah pesan khusus yang dititipkan ke Suahasil, Purbaya langsung membantah dengan cepat. Menurutnya, ia membebaskan saja Wamenkeu Suahasil untuk berbicara apapun dalam rapat tersebut.
Namun, ia hanya memastikan bahwa Suahasil dapat memonitor dengan jelas diskusi yang dilakukan oleh para dewan gubernur BI itu. Salah satunya, untuk bisa mengetahui apa saja yang jadi penentu BI dalam kebijakan moneternya.
"Enggak, nggak bawa apa-apa. Saya bilang, ya suka-suka lu mau ngomong apa aja, cuma monitor diskusi di sana seperti apa. Kan waktu sebelum naikin (BI Rate), pasti ada diskusinya. Saya pengen lihat, apa yang diskusikan selama saat ini untuk menentukan kebijakan moneternya. Jadi saya bisa adjust sesuai dengan isi kepala di sana," ujar Purbaya.
"Kalau di luar kan nggak bisa ngomong sembarangan, tapi kalau di rapat itu, itu adalah informasi yang betul, yang dipakai mereka untuk mengetahui kebijakan moneter," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022