Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan strategi pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan per 31 Desember 2025. Ia menyebut, stok beras cadangan pemerintah di tanah air telah mencapai lebih dari 3 juta ton.
Prabowo mengatakan capaian itu mampu tercapai lebih cepat dari target yang diberikan. Karena bisa tercapai dalam waktu 1 tahun, dari sebelumnya ditargetkan swasembada pangan dalam waktu 4 tahun.
"Alhamdulillah, target yang saya berikan kepada tim pangan kita, saya berikan target waktu awal pemerintahan yang saya pimpin adalah 4 tahun untuk swasembada pangan," kata Prabowo dalam Taklimat Awal tahun di Hambalang, seperti dipantau dalam Akun Youtube Setpres, Selasa (6/1).
"Alhamdulillah, 31 Desember tahun 2025 waktu 24.00 bisa kita dengan resmi mengatakan di tahun 2025 Republik Indonesia swasembada beras," tambahnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa cadangan beras di gudang-gudang pemerintah per 31 Desember 2025 tercatat sebagai tertinggi dalam sejarah.
Menurutnya, angka cadangan beras pemerintah saat ini lebih tinggi daripada swasembada pangan yang pernah dicapai Presiden Soeharto sebesar 2 juta ton. Capaian itu, kata dia, merupakan bukti dari kerja keras semua unsur dalam pemerintahannya, Kabinet Merah Putih.
"Dan saya juga cukup merasa besar hati, bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia," ujar Prabowo.
"Pernah di pemerintahan Presiden Soeharto, kita di puncaknya pernah punya cadangan beras di gudang pemerintah 2 juta ton. Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton. Tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur," tukasnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan pengumuman swasembada beras dan jagung diundur, karena Presiden Prabowo Subianto masih fokus terhadap penanganan kedaruratan bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sudaryono menjelaskan tidak ada pengumuman pada 31 Desember 2025 malam, sebab Presiden Prabowo dan jajaran pemerintah masih fokus membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
"Kalau nggak salah diundur tanggal berapa gitu, nggak tanggal 31 (Desember 2025 malam), ini sekarang kita lagi fokus (atasi bencana Sumatera), Pak Presiden dan kita semua lagi fokus kedaruratan (bencana Sumatera), Jadi nggak ada pengumuman di 31 (Desember 2025) malam," kata Sudaryono.
Meski pengumuman ditunda, Sudaryono menegaskan pencatatan capaian swasembada tetap dilakukan menjelang akhir tahun, karena menjadi penanda penting selama 2025 tanpa impor beras dan jagung.
Nama Penulis: R NURUL FITRIANA PUTRI - nurul.fitriana@jawapos.com
Rubrik/Kanal: Ekonomi
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022