
BPH Migas bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melaksanakan pemantauan langsung ke sejumlah pelanggan serta fasilitas offtake station milik PGN pada Jumat (26/12). (Dok. Pertamina)
JawaPos.com - Guna memastikan pasokan gas bumi tetap terjaga di wilayah Jawa Timur selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melaksanakan pemantauan langsung ke sejumlah pelanggan serta fasilitas offtake station milik PGN pada Jumat (26/12).
Kolaborasi antara regulator dan badan usaha niaga ini berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi gas bumi bagi pelanggan di sektor industri, komersial, hingga rumah tangga.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menegaskan bahwa penyaluran gas bumi sepanjang periode Nataru berada dalam kondisi yang sangat terkendali.
"Suplai gas bumi selama periode perayaan Natal dan Tahun Baru berada dalam kondisi sangat aman dan tidak mengalami kendala operasional," kata Wahyudi dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, secara umum kondisi penyaluran gas justru relatif lebih aman karena kapasitas pasokan yang tersedia lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem distribusi maupun pengangkutan gas berjalan normal dan andal, sementara pasokan untuk sektor kelistrikan juga terjaga dengan baik.
Salah satu titik kunjungan adalah Rumah Sakit William Booth Surabaya yang telah memanfaatkan gas bumi sejak 1998. Manajemen rumah sakit menyampaikan bahwa selama lebih dari 20 tahun penggunaan gas bumi, pasokan selalu terjaga tanpa gangguan. Selain keandalannya, pemanfaatan gas bumi juga dinilai memberikan efisiensi biaya yang signifikan, dengan penghematan mencapai sekitar 53 persen.
Selain itu, rombongan juga meninjau PT Indospring Tbk di Gresik, pelanggan dari sektor industri yang memiliki kebutuhan gas sekitar 1,2 juta standar kaki kubik per bulan. Perusahaan tersebut saat ini tengah melakukan pengembangan kawasan serta penambahan fasilitas pabrik, yang mencerminkan pentingnya jaminan pasokan gas bumi yang berkelanjutan dan kompetitif.
Wahyudi menegaskan bahwa kegiatan kunjungan lapangan ini menjadi wujud nyata sinergi antar pemangku kepentingan.
"Kunjungan ke sektor industri dan rumah sakit ini sekaligus menjadi bagian dari penegasan peran regulator, peran badan usaha sebagai operator pipa transmisi, serta peran badan usaha niaga dalam menjaga kontinuitas penyaluran gas bumi agar tidak terjadi gangguan," katanya.
Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana menyampaikan bahwa PGN telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru sejak November hingga 11 Januari mendatang.
"Menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), PGN telah melakukan berbagai persiapan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas)," ujarnya.
Menurut Eri, Satgas Nataru menjalankan tiga strategi utama, yakni memastikan keandalan infrastruktur, memenuhi seluruh komitmen kontrak pasokan, serta menerapkan reliability strategy secara menyeluruh. "Kesiapan pasokan alternatif juga disediakan melalui beyond pipeline seperti CNG," kata Eri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022