
PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota dari Holding BUMN Pertambangan MIND ID. (Istimewa).
JawaPos.com-PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2025. RUPSLB ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Perseroan dalam memperkuat penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
RUPLS itu sekaligus memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perseroan membahas dua agenda utama, yakni persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Kedua, pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris PTBA untuk memberikan persetujuan atas Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 serta Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Periode 2026–2030, termasuk setiap perubahannya.
Direktur Utama PTBA Arsal Ismail menyampaikan, perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap regulasi internal Perseroan agar selaras dengan ketentuan terbaru dalam Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN).
"Hal ini juga berkaitan dengan permintaan Badan Pengaturan (BP) BUMN terkait penyesuaian Anggaran Dasar serta pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk memberikan persetujuan atas RKAP Tahun 2026 dan RJPP Periode 2026–2030, termasuk perubahannya," jelas Arsal Ismail.
Pelimpahan kewenangan tersebut mengacu pada Pasal 15G UU BUMN yang pada prinsipnya menetapkan bahwa RKAP dan RJPP merupakan kewenangan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Namun, demi menjaga efektivitas dan kelancaran pengambilan keputusan strategis, dalam RUPS ini persetujuan atas RKAP dan RJPP dilimpahkan kepada Dewan Komisaris, dengan ketentuan memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak.
"Melalui RUPSLB ini, PTBA berharap proses perencanaan dan pengambilan keputusan strategis perusahaan ke depan dapat berjalan lebih efektif dan responsif, sekaligus memperkuat peran Dewan Komisaris dalam fungsi pengawasan dan persetujuan strategis Perseroan," terang Arsal.
Arsal juga menambahkan bahwa di tengah tren penurunan harga batu bara global sepanjang 2025, PTBA tetap mampu menjaga kinerja operasional yang solid serta mempertahankan profitabilitas.
Capaian tersebut didorong upaya peningkatan efisiensi biaya serta optimalisasi portofolio pasar domestik. Kondisi ini tercermin dari pertumbuhan volume produksi dan penjualan yang tetap mencatatkan kinerja positif, serta realisasi belanja modal (capex) yang mendukung keberlanjutan operasi dan pengembangan proyek logistik strategis.
Manajemen memproyeksikan kinerja operasional Perseroan hingga akhir 2025 akan terus menunjukkan tren peningkatan. Produksi batu bara PTBA diperkirakan tumbuh sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan proyeksi kenaikan volume angkutan sebesar 6 persen dan volume penjualan sebesar 6 persen secara tahunan.
Hingga 30 September 2025, PTBA mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,4 triliun dan EBITDA sebesar Rp3,6 triliun, dengan margin EBITDA mencapai 11 persen. Sementara itu, pendapatan Perseroan hingga akhir September 2025 tercatat sebesar Rp31,3 triliun, meningkat 2 persen secara year on year (YoY).

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
