
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan belanja Kementerian/Lembaga terus dipercepat. Hingga 24 November 2025 belanja Kementerian/Lembaga sudah mencapai Rp 1.109 triliun.
Angka tersebut tercatat meningkat dari sebelumnya pada akhir Oktober sebesar Rp 961,2 triliun. Adapun belanja program prioritas Presiden Prabowo Subianto mencapai Rp 213 triliun.
"Percepatan realisasi belanja pemerintah per 24 November, Belanja Kementerian/Lembaga Rp1.109 triliun, dan Program Prioritas Presiden Rp 213 triliun," kata Airlangga dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumat (28/11) malam.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negara hingga akhir Oktober 2025 mencapai Rp 2.593 triliun atau sekitar 73,5 persen dari outlook belanja negara dalam laporan semester sebelumnya.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menilai capaian ini menunjukkan akselerasi pengeluaran yang mulai kuat menjelang akhir tahun. Terutama, dari belanja pemerintah pusat yang telah mencapai Rp 1.879,6 triliun.
Suahasil mengatakan, angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1.834,5 triliun, atau naik Rp 45,1 triliun. Wamenkeu menilai capaian belanja itu memberikan dorongan signifikan terhadap pergerakan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Berarti tahun ini belanja pemerintah pusat itu Rp 45,1 triliun lebih tinggi dibandingkan belanja pemerintah pusat tahun lalu. Jadi belanja pemerintah pusat itu memiliki dorongan kepada gerak ekonomi dan pertumbuhan ekonomi,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTA edisi November 2025 di Jakarta, Kamis (20/11).
Lebih rinci, Suahasil membeberkan realisasi belanja kementerian/lembaga (K/L) mencapai Rp 961,2 triliun. Suahasil menjelaskan bahwa komponen terbesar tetap berasal dari belanja pegawai yang sifatnya rutin setiap bulan.
Untuk belanja barang, realisasinya telah mencapai Rp 344,9 triliun dan terus meningkat sejak April. Meski sempat melambat akibat efisiensi awal tahun, kini belanja barang sudah mencapai 72,3 persen.
Pemerintah memastikan percepatan akan terus didorong hingga November–Desember agar memberi efek lebih besar pada perekonomian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022