
Harga emas Antam anjlok lagi, Jumat (19/9) dibanderol Rp 2.090.000 per gram. (Jawapos)
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana akan menetapkan bea keluar ekspor komoditas emas pada tahun 2026. Adapun besaran bea keluar tersebut ditetapkan antara 7,5 persen hingga 15 persen.
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Febrio Nathan Kacaribu memastikan kebijakan yang akan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) bisa rampung sesuai target, yakni November 2025.
"PMK untuk penetapan bea keluar ini sudah dalam proses hampir titik akhir," ujar Febrio dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR di Jakarta, dikutip Selasa (18/11).
Dalam paparannya, Febrio menyebut pengenaan bea keluar emas pada tahun 2026 akan diterapkan seiring dengan perkembangan industri emas untuk penguatan hilirisasi, sekaligus membentuk ekosistem Bullion Bank atau Bank Emas. Di sisi lain, minat masyarakat untuk berinvestasi emas saat ini pun sangat tinggi, namun ketersediaan emas fisik di dalam negeri masih terbatas.
Ia mengungkapkan bahwa permintaan emas untuk tujuan investasi melalui PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) saat ini sangat tinggi. "Selain kami dorong untuk hilirisasi, untuk smelter, kami juga melihat ekosistem untuk bullion bank yang sudah mulai terbangun, dan masyarakat sudah mendapatkan manfaatnya, tetapi kita perlu ciptakan lebih banyak likuiditas emas di dalam negeri," jelas Febrio.
"Cukup sulit bagi mereka untuk mendapatkan emas saat ini. Padahal kita adalah negara dengan cadangan nomor empat dunia," tambah Febrio.
Itu sebabnya, Febrio berharap dengan diterapkannya bea keluar, pemerintah berharap suplai emas lebih banyak tetap berada di dalam negeri. Hal ini diharapkan melalui PMK yang akan terbit dapat meningkatkan likuiditas sekaligus menciptakan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat.
"Kita ingin agar dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Nilai tambahnya sebanyak-banyaknya dinikmati oleh masyarakat Indonesia, menciptakan pertumbuhan ekonomi dan juga lapangan pekerjaan," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
