
Ilustrasi penyaluran BLT kepada masyarakat. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah kembali menyalurkan berbagai jenis bantuan sosial (bansos) di bulan Oktober 2025, salah satunya bansos beras. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok di tengah fluktuasi harga.
Sejak awal Oktober, sedikitnya ada enam jenis bansos yang mulai dicairkan, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penyaluran bansos ini juga menjadi tahap akhir dari program bantuan tahun 2025. Kementerian Sosial (Kemensos) kini tengah menuntaskan distribusi tahap ketiga sekaligus menyiapkan pencairan untuk triwulan keempat yang berlangsung Oktober hingga Desember 2025.
Nah, buat masyarakat yang ingin tahu jenis-jenis bansos apa saja yang cair di Oktober ini dan bagaimana cara mengeceknya, berikut daftar lengkapnya, dikutip dari Info Bansos, Kamis (9/10).
1. BLT Dana Desa
BLT Dana Desa kembali cair pada awal Oktober 2025. Bantuan ini bersumber dari dana desa yang disalurkan langsung ke setiap desa untuk diteruskan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap penerima berhak mendapat Rp 300.000 per bulan.
Mekanisme penyalurannya berbeda-beda di setiap desa. Ada yang disalurkan bulanan, ada juga yang per tiga bulan sekali. Jika desa Anda menyalurkan tiap bulan, maka Oktober ini merupakan pencairan tahap ke-10. Dana biasanya bisa dicairkan melalui perangkat desa sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
2. Bantuan Beras 20 Kg (Periode Oktober–November)
Bansos beras menjadi program besar pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo untuk menjaga stabilitas harga pangan. Sebanyak 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram untuk periode Oktober dan November 2025.
Bantuan ini disalurkan secara bertahap di seluruh Indonesia melalui Bulog. Penyaluran perdana dimulai dari Kabupaten Bogor dan akan menyebar ke daerah lain sesuai jadwal masing-masing.
Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran sekitar Rp 7 triliun untuk program ini, demi memastikan pasokan beras tetap stabil di tingkat rumah tangga.
3. Bantuan Minyak Goreng 2 Liter atau BLT Rp 300.000
Selain beras, pemerintah juga menyalurkan bantuan minyak goreng sebanyak 2 liter untuk setiap KPM. Jika tidak berupa barang, bantuan bisa diganti dalam bentuk uang tunai (BLT) senilai Rp 300.000.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa minyak goreng yang disalurkan adalah merek “Minyak Kita”. Produk resmi pemerintah untuk menjaga ketersediaan minyak murah di pasaran. Bantuan ini disalurkan bertahap sepanjang Oktober hingga November 2025 untuk 18,3 juta keluarga.
4. BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
