
Ilustrasi perbedaan Margin dan Markup. (Quantum Finance and Business Intelligence)
JawaPos.com - Dalam dunia usaha, banyak pemilik bisnis yang sering bingung membedakan antara margin laba dan markup. Padahal kedua konsep ini sangat krusial untuk menentukan harga jual yang sehat dan menguntungkan.
Kesalahan menggunakan salah satu atau tidak memahami perbedaan antara margin dan markup bisa membuat keuntungan tergerus atau harga produk jadi kurang kompetitif di pasar.
Pengertian Margin Laba dan Markup
Dilansir dari Sahabat Pegadaian, margin adalah selisih antara biaya produksi dan harga jual suatu produk guna menghitung keuntungan usaha secara efektif.
Margin laba dihitung sebagai persentase dari harga jual setelah dikurangi seluruh biaya, bukan berdasarkan biaya. Disebutkan bahwa dengan mengetahui margin, pelaku usaha bisa mengetahui berapa persen keuntungan dari setiap produk yang dijual.
Sementara itu, markup, menurut Bank OCBC, adalah penambahan nilai rupiah dari biaya produk agar menjadi harga jual. Disebutkan bahwa markup adalah selisih antara biaya pokok produk dengan harga jualnya, bukan persentase keuntungan terhadap harga jual.
Sebaliknya, markup biasanya dihitung dari biaya produk ditambah keuntungan yang diinginkan, kemudian ditetapkan menjadi harga jual. OCBC menjelaskan bahwa markup adalah nilai yang ditambahkan ke biaya pokok agar perusahaan mendapat keuntungan di atas biaya produksi.
Meski sering dianggap sama, sebenarnya margin dan markup punya perbedaan mendasar. Agar lebih jelas, berikut penjelasan perbedaan margin laba dan markup dalam bisnis:
1. Dasar Perhitungan
Margin dihitung dari harga jual dikurangi biaya produksi, lalu dibandingkan dengan harga jual. Sedangkan markup dihitung dari biaya produksi, lalu ditambahkan persentase keuntungan yang diinginkan.
2. Tujuan Penggunaan
Margin lebih sering digunakan untuk mengukur profitabilitas bisnis dalam periode tertentu. Sementara markup dipakai untuk menentukan harga jual produk dari biaya pokok agar tetap menghasilkan keuntungan.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Sebut Dirut-Dirut Bank Pusing Usai Terima Dana Segar Pemerintah Capai Rp 200 Triliun
3. Perspektif Keuntungan
Margin menggambarkan seberapa besar persentase keuntungan dari setiap penjualan. Sedangkan markup menunjukkan seberapa besar tambahan harga dari biaya pokok sebelum dijual.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
