Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 September 2025 | 02.41 WIB

Pengamat Ekonomi Nilai Purbaya Bukan Sosok Terbaik Gantikan Sri Mulyani: Masih Ada Pilihan yang Lebih Baik

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa  (dua dari kiri) mengucapkan sumpah janji di hadapan Presiden Prabowo Subianto, senin (8/9/2025). (Cahyo/Biro Pers Setpres) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (dua dari kiri) mengucapkan sumpah janji di hadapan Presiden Prabowo Subianto, senin (8/9/2025). (Cahyo/Biro Pers Setpres)

JawaPos.com – Pengangkatan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan baru dinilai belum menjadi pilihan terbaik untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Hal ini disampaikan oleh Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Fadhil Hasan.

Khusus terkait Purbaya, Fadhil mengakui bahwa Menkeu baru itu merupakan ekonom yang mumpuni dan memahami persoalan. Namun, ia menilai Purbaya belum memiliki pengalaman langsung dalam mengelola fiskal dan ekonomi secara menyeluruh.

“Jadi bisa dikatakan dia bukan pilihan terbaik. Masih ada pilihan yang lebih baik, misalnya Wamenkeu Suahasil,” jelas Fadhil dalam keterangannya, Senin (8/9).

Menurut Fadhil, selama ini Sri Mulyani diakui dunia usaha maupun lembaga internasional sebagai figur yang berhasil menjaga kebijakan fiskal Indonesia tetap stabil, prudent, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, Indonesia masih merupakan salah satu negara yang dipercaya mengelola ekonominya dengan baik dan masih menarik untuk investasi.

Meski begitu, Fadhil menilai dalam beberapa tahun terakhir, terutama di periode kedua Presiden Joko Widodo, kebijakan fiskal Sri Mulyani menjadi lebih akomodatif terhadap keinginan presiden.

Hal ini berdampak pada meningkatnya utang publik sekaligus menurunnya kredibilitas kebijakan fiskal.

Dia menegaskan, pergantian Sri Mulyani sebaiknya tidak dikaitkan dengan peristiwa penjarahan rumahnya yang sempat ramai disebut akibat kebijakan dianggap tidak pro rakyat.

“Jika dengan demikian akan mengakibatkan reaksi negatif dari kalangan dunia usaha, pasar dan masyarakat sendiri," ujar Fadhil.

Lebih lanjut, Fadhil menekankan bahwa siapapun pengganti Sri Mulyani akan menghadapi tantangan fiskal yang berat. “Pilihan-pilihannya memang tidak ada yang mudah,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin menyebut mundurnya Sri Mulyani merupakan kehilangan besar bagi Indonesia. Baginya, Sri Mulyani adalah sosok yang sangat kredibel di mata investor dan dunia usaha.

"Paling tidak, setelah apa yang terjadi dalam beberapa minggu ini, pasar akan memaklumi pergantian ini, dan ini sangat membantu proses transisi ke menteri baru,” ujar Wijayanto.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore