
Presiden RI Prabowo Subianto didampingi wakil presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua DPR RI Puan Maharani memasuki ruang Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/20
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Pemerintah akan mengalokasikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang tahun 2026 senilai Rp 335 triliun. Jumlah ini secara otomatis akan tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026.
"Alokasi anggaran MBG untuk tahun 2026 kita alokasikan sebesar Rp 335 triliun," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan soal RUU APBN 2026 dan nota keuangannya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).
Dia membeberkan, program unggulan ini menjadi komitmen pemerintah untuk membangun generasi unggul anak-anak. Kemudian, membangun generasi unggul lahir dari tubuh yang sehat dengan gizi terpenuhi.
Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menjamin bahwa pemerintah akan menghilangkan stunting dalam waktu yang secepat-cepatnya. Lebih jauh, alokasi anggaran ini juga akan disiapkan guna memastikan sebanyak 82,9 juta siswa, ibu hamil, dan balita tetap memperoleh MBG setiap harinya.
"Program MBG telah dilaksanakan di seluruh provinsi dan terus dibangun agar menjangkau seluruh pelosok negeri. MBG kita targetkan mampu menjangkau 82,9 juta siswa, ibu hamil dan balita, akan menerima manfaat optimal melalui SPPG yang dibangun diseluruh pelosok negeri," beber Prabowo.
Kedepan, Prabowo memastikan, dengan alokasi anggaran ini, Pemerintah akan lebih efektif dan lebih luas merealisasikan program MBG. Tak lain demi meningkatkan kualitas gizi anak-anak kita dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masa depan Indonesia.
"Dan juga memberdayakan UMKM dan ekonomi lokal yang akan tumbuh semakin kuat, menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru dan memberdayakan jutaan petani, nelayan, peternak, dan pelaku pelaku UMKM," pungkasnya.
Untuk diketahui, hingga Jumat (20/8) penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai 20 juta orang. Angka tersebut sudah termasuk dengan anak-anak sekolah hingga ibu hamil yang menerima MBG setiap harinya.
Selain itu, kehadiran Program MBG diklaim telah meningkatkan angka kehadiran anak di sekolah, prestasi anak-anak di sekolah. Bahkan, per hari ini sudah ada 5.800 SPPG di 38 provinsi.
Kemudian, MBG telah menciptakan 290 ribu lapangan kerja baru di dapur-dapur, dan melibatkan 1 juta petani, nelayan, peternak, dan UMKM serta telah mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
