
Menko Pangan sekaligus Ketua Satgas Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan usai menggelar rapat perdana dengan seluruh pengurus satgas di Kantornya, Jumat (16/5).(Foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Total dana yang dikucurkan untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mencapai Rp 250 triliun. Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan memastikan dana tersebut bukan berasal dari Anggaran Pengeluaran dan Belanja Negara (APBN). Dana yang diberikan ke koperasi desa dalam bentuk plafon atau batas maksimum pinjaman dari bank untuk nasabah.
"Kopdes yang akan melahirkan 2 juta usaha kecil menjadi menengah memang ada dananya Rp 250 triliun. Namun, bukan dana dari APBN, bukan bagi bagi duit, tapi dia sifatnya plafon," kata Zulhas dalam Peringatan Hari Kewirausahaan Nasional di Jakarta, Selasa (10/6).
Lebih lanjut ketua umum PAN itu membeberkan, besarnya uang yang akan dikucurkan kepada para pelaku UMKM menjadi keberpihakan dari pemerintahan dalam periode ini. Paling penting keberpihakan dari BUMN Indonesia kepada UMKM.
Menurut dia, Kopdes nantinya akan terdiri atas 70 ribu desa dan 10 ribu desa nelayan. "Nanti ada plafon pinjaman untuk yang pertama Rp 3 miliar itu penting yang paling penting lagi nanti keberpihakan BUMN kepada Kopdes ini," jelas Zulhas.
Selain akan memperoleh kredit dari BUMN, Kopdes juga nantinya akan menjadi perpanjangan tangan dari sejumlah perusahaan pelat merah. Seperti Pertamina, BRI hingga Bulog.
Dalam hal ini, kata dia, setiap Kopdes akan menjadi pangkalan gas 3 kg. Selain itu, setiap Kopdes akan menjadi agen pupuk subsidi. "Bahkan, setiap kopdes akan menjadi 9 bahan pokok dari Bulog. Kopdes akan dekat dengan perbankan, akan ada BRILink," pungkasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
