
Keberangkatan penumpang kereta cepat Whoosh dari Bandung ke Jakarta mengalami keterlambatan. (Dinda)
JawaPos.com – PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC, akhirnya blak-blakan mengungkap alasan di balik kebijakan Boarding Gate atau pintu boarding Whoosh ditutup 5 menit sebelum keberangkatan.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, kebijakan itu diterapkan untuk menghindari risiko terkait keselamatan dan keamanan penumpang. Seperti terjatuh atau kondisi lainnya yang berbahaya karena harus berlari dari boarding gate menuju peron.
“Nah ini juga sering ditanyakan. Kenapa sih harus ada 5 menit sebelum keberangkatan itu gate-nya tidak bisa lagi menerima tap-in tiket? Karena kami sebagai operator enggak mau ambil risiko terkait keselamatan dan keamanan,” kata Eva dalam konferensi pers di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Jumat (14/3).
Selain itu, Eva juga menjelaskan, kebijakan tersebut diterapkan dengan telah memperhitungkan waktu yang dibutuhkan penumpang untuk berjalan menuju peron Whoosh, yang diperkirakan memakan waktu 3 menit.
Eva juga memastikan bahwa perhitungan ini telah berdasar pada desain Stasiun Whoosh yang memiliki jarak panjang antara gate boarding dengan peron.
“Jadi kalau kita melihat desain dari stasiun-stasiun Whoosh, ini jarak antara gate dengan peron itu cukup panjang. Artinya apa? Kita memberikan strike 5 menit sebelum keberangkatan itu sudah harus tutup gate-nya, karena kita enggak mau ambil risiko penumpang itu pasti lari-lari,” jelas Eva.
“Pada saat lari-lari, resiko untuk jatuh, ataupun kondisi-kondisi lainnya yang berbahaya itu sangat tinggi. Nah itu kenapa ada kebijakan 5 menit sebelum berangkat gate sudah ditutup,” tambahnya.
Sedangkan 2 menit sisanya, Eva membeberkan akan dimanfaatkan petugas untuk menutup pintu Whoosh guna memastikan bahwa perjalanan bisa tepat waktu sesuai jadwal keberangkatan.
“Dan kereta itu juga menutup pintu 2 menit, sebelum jadwalnya. Jadi kalau jadwalnya jam 09.00 WIB, maka jam 08.58 WIB itu sudah menutup pintunya. Kenapa? Karena kita mengejar nilai zero untuk keterlambatan, ketepatan jadwal,” beber Eva.
“Jadi begitu tepat jam 9, dia benar-benar berangkat. That's why kenapa 2 menit sebelum jadwal keberangkatan, pintu keretanya sudah ditutup,” tutupnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
