Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Februari 2025 | 01.19 WIB

Luhut Ungkap Keuntungan Danantara, Salah Satunya Bisa Tarik Investasi Lebih Mudah dari Luar Negeri

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Imamatul Silfia) - Image

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Imamatul Silfia)

JawaPos.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan keuntungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara.
 
Menurutnya, salah satu keuntungan lembaga yang akan mengelola aset negara mencapai USD 900 miliar adalah bisa menggalang dana dengan mudah dari luar negeri.
 
“Lihat keuntungannya, kita (Danantara) bisa menggalang dana dengan mudah, misalnya USD 20-25 miliar. Jadi, kita bisa berinvestasi sendiri,” kata  Luhut dalam Bloomberg Technoz Economy Outlook 2025 di Jakarta, Kamis (20/2).
 
Selain itu, dia mengatakan Danantara juga diperbolehkan untuk membuat kerja sama dengan perusahaan di luar negeri.
 
 
"Yang terpenting bukan hanya itu saja, Danantara memperbolehkan membuat kerja sama dengan perusahaan manapun di luar Indonesia," jelasnya.
 
Dia juga menilai bahwa kehadiran Danantara berpotensi untuk membuka peluang banyak peluang investasi agar masuk ke tanah air. Itu sebabnya, ia pun memastikan bahwa Danantara akan dikelola secara profesional.
 
Bahkan, ia menegaskan bahwa Danantara tidak akan dikelola dan menjadi lembaga titipan berbagai pihak. 
 
“Jadi bisa dibayangkan banyak sekali peluang saat ini, oleh karena itu transparansi dan pengelolaannya akan sangat profesional. Itu tidak akan dikelola oleh, atau mungkin seseorang titip-titip, bahasanya titip-titip, direkomendasikan oleh ini dan itu, itu tidak akan terjadi. Karena ini dijalankan oleh perusahaan profesional dari sisi booth,” ujar Luhut.
 
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bakal meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara, pada Senin (24/2) mendatang.
 
Prabowo mengungkapkan arti dari Danantara yang namanya ia tentukan sendiri. Menurutnya, Danantara kepanjangan dari Daya Anagata Nusantara yang memiliki arti kekuataan atau energi masa depan Indonesia.
 
Ia pun meminta kepada seluruh Presiden Republik Indonesia (RI) sebelumnya untuk menjadi pengawas badan investasi baru di eranya itu. Tak hanya meminta para presiden sebelum dirinya, Prabowo juga mempertimbangkan para pemimpin organisasi keagaaman untuk dapat mengawasinya pula.
 
"Danantara adalah kekuatan energi masa depan, dan ini harus kita jaga bersama. Karena itu saya minta semua presiden sebelum saya berkenan ikut menjadi pengawas di dana ini," ungkap Prabowo dalam HUT Gerindra di Jakarta, beberapa pekan lalu.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore