Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Agustus 2024 | 04.47 WIB

WIKA Beton Kantongi Kontrak Baru Rp 3,7 Triliun hingga Juli 2024

WIKA Beton membukukan omzet kontrak baru Rp 3,70 triliun hingga Juli 2024. (Dok. WIKA BETON) - Image

WIKA Beton membukukan omzet kontrak baru Rp 3,70 triliun hingga Juli 2024. (Dok. WIKA BETON)

JawaPos.com–PT Wijaya Karya Beton Tbk atau WIKA Beton (Kode saham WTON) membukukan omzet kontrak baru Rp 3,70 triliun hingga Juli 2024.

Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk Dedi Indra mengatakan, berbagai proyek yang menyumbang performa perseroan didominasi proyek pada sektor infrastruktur sebesar 77,19 persen. Disusul proyek di sektor industri sebesar 9,44 persen, kemudian kelistrikan sebesar 6,45 persen.

”Dan sisanya berasal dari sektor properti, energi serta tambang masing-masing menyumbang sebesar 6,37 persen, 0,54 persen, dan 0,01 persen,” kata Dedi Indra dalam keterangan resmi yang diterima JawaPos.com, Kamis (29/8).

Sementara itu, berdasar segmentasi kepemilikan, perolehan angka ini didominasi pelanggan swasta sebesar 78,56 persen, disusul perusahaan BUMN lain sebesar 18,31 persen, perusahaan induk WIKA sebesar 2,46 persen, afiliasi WIKA sebesar 0,17 persen, dan pemerintah sebesar 0,50 persen.

Adapun sejumlah proyek besar yang menopang angka tersebut di antaranya adalah Trackwork MRT Jakarta CP205, Trackwork LRT Jakarta Fase 18, Tol Japek II Selatan Paket 2A, NCICD DKI Jakarta Lokasi 1 Paket 1.

”Jalan Tol Serang Panimbang Seksi III, Proyek Bendungan Karangnongko, Pengendalian Banjir Kencing Drain Kudus Tahap 1, Pancang Data Center Bromo TDI Kabil Batam, Microsoft Data Center JKT09 Mainbuilding, FRC IK Karawang Pindo Deli 2 Tahap 3, Pengadaan Fasad Rusun ASN 3 IKN,” beber Dedi Indra.

Seiring dengan pencapaian ini, WIKA Beton terus mengedepankan inisiatif transformasi untuk mencapai sustainable financial, agile, and future-fit business process. Pada 2024, WTON fokus pada program optimasi kinerja keuangan melalui berbagai strategi.

Seperti percepatan cash flow, peningkatan produktivitas pabrik, digitalisasi proses, termasuk optimalisasi supply chain management, serta pengembangan sistem logistic cost control tower yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan logistik dan pengadaan material.

”WTON optimistis dapat mencapai kinerja positif hingga akhir tahun 2024, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). WTON berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, dengan fokus pada visi WTON untuk menjadi perusahaan global tepercaya berkelanjutan pemberi solusi di industri beton,” ucap Dedi Indra.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore