
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti. (Akun X @azissubekti)
JawaPos.com - Komisi II DPR RI mendorong agar dana otonomi khusus (otsus) Provinsi Aceh dapat diperpanjang 20 tahun ke depan. Hal itu diharapkan dapat mempercepat pemulihan daerah pascabencana.
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menegaskan perpanjangan dana otsus harus dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Ia menilai, kondisi pascabencana menuntut intervensi fiskal yang kuat agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat dan merata.
“Perpanjangan Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Aceh pascabencana pada dasarnya adalah kebijakan yang sulit ditolak secara moral,” kata Azis Subekti kepada wartawan, Selasa (15/4).
Menurutnya, negara harus terus hadir dan bekerja keras membantu daerah yang tengah berjuang memulihkan berbagai sektor kehidupan masyarakat. Namun, hal itu harus diimbangi dengan pembenahan tata kelola anggaran.
Ia mengingatkan, besarnya dana otsus seharusnya menghasilkan perubahan signifikan yang disertai pengelolaan efektif dan akuntabel. Sebab, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa peningkatan anggaran sering kali tidak sejalan dengan percepatan pembangunan di lapangan.
"Terlalu sering kita menyaksikan anggaran bertambah, laporan rapi, tetapi perbaikan di lapangan bergerak jauh lebih lambat daripada yang dijanjikan," ujarnya.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, pembahasan perpanjangan Dana Otsus tidak boleh berhenti pada aspek nominal dan durasi semata. Hal yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa dana tersebut benar-benar memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat Aceh.
Terlebih, selama hampir dua dekade, Aceh telah menerima alokasi dana otsus dalam jumlah besar. Namun, Azis mengakui bahwa masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, mulai dari tingkat kemiskinan hingga ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat.
Karena itu, ia menekankan perpanjangan dana otsus harus menjadi momentum evaluasi dan koreksi kebijakan. Dana tambahan, khususnya pascabencana, harus difokuskan pada kebutuhan mendesak seperti pembangunan infrastruktur dasar, pemulihan fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat terdampak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022