
Presiden Jokowi sedang meninjau Istana Presiden baru di IKN.
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Tiongkok sejak Senin lalu (16/10). Pada hari kedua kemarin (17/10), dia bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Tiongkok Li Qiang. Berteman bilateral ini Jokowi mengapresiasi kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia- Tiongkok yang selama 10 tahun ini berkembang. “Tiongkok menjadi mitra dagang terbesar Indonesia dan juga menjadi investor terbesar kedua Indonesia," ucapnya.
Kepala Negara juga turut menyampaikan sejumlah kerja sama Indonesia-Tiongkok dalam beberapa bidang, antara lain dalam bidang investasi dan infrastruktur, salah satunya di Ibu Kota Nusantara (IKN). "Saya mengapresiasi kerja sama design planning antara Otoritas Ibu Kota Nusantara dan Shenzen, serta minat swasta Tiongkok di Ibu Kota Nusantara untuk di bidang perumahan dan kesehatan," ucapnya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi meminta dukungan PM Li Qiang untuk mendorong percepatan realisasi investasi Tiongkok di IKN. Di samping itu, juga meminta dukungan atas rencana penandatanganan MoU untuk pembangunan kawasan industri hijau di Kalimantan Utara serta realisasi proyek tenaga angin dan tenaga surya.
Dalam bidang perdagangan, Jokowi menyampaikan kepada PM Li Qiang untuk juga mendukung perluasan akses pangan hingga produk pertanian dan perikanan Indonesia di Tiongkok.
Kemarin, Jokowi juga melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka Ranil Wickremesinghe di Tiongkok. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas peningkatan kerja sama kedua negara di berbagai bidang.
Di bidang ekonomi, Jokowi menyambut baik keinginan Sri Lanka untuk membentuk perjanjian perdagangan preferensi atau preferential trade agreement dengan Indonesia. Berdasarkan data, volume perdagangan Indonesia-Sri Lanka turun 27,5 persen pada tahun 2022 sehingga dibutuhkan upaya bersama untuk meningkatkan nilai perdagangan kedua negara.
"Untuk itu, saya menyambut baik keinginan Sri Lanka membentuk preferential trade agreement dengan Indonesia," ujarnya.
Selain itu, dia juga berharap dukungan Sri Lanka untuk dapat mencabut kebijakan larangan impor minyak sawit. Jokowi mengatakan bahwa minyak sawit merupakan komoditas unggulan Indonesia yang diproduksi dengan memperhatikan standar lingkungan.
"Saya usul kita bentuk mekanisme khusus untuk membuka kembali akses pasar minyak sawit Indonesia di Sri Lanka," ungkap Presiden.
Sedangkan terkait partisipasi BUMN Indonesia di Sri Lanka, Jokowi menyebut bahwa beberapa BUMN Indonesia telah menjajaki kerja sama konkret dengan Sri Lanka. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun berharap Presiden Wickremesinghe dapat mendukung kerja sama tersebut, terutama di bidang pengadaan gerbong kereta api dan pencetakan paaspor elektronik Sri Lanka. Terakhir mereka membahas kerja sama ekonomi biru.
"Indonesia juga baru saja selenggarakan KTT AIS sebagai platform kerja sama negara kepulauan dan pulau untuk dorong solusi inovatif pengelolaan laut yang berkelanjutan," ucapnya.
Pemerintah Tiongkok kembali menyelenggarakan Belt and Road Initiative (BRI) Summit ke-V pada 17-18 Oktober 2023. Acara tersebut menjadi lebih istimewa lantaran memeringati 10 tahun sejak program itu kali pertama diperkenalkan.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, Tiongkok telah mengalirkan pendanaan ke berbagai negara mencapai lebih dari USD 1 triliun atau setara Rp 15.700 triliun. Mayoritas kepada negara berkembang, termasuk Indonesia. Nominal yang fantastis tersebut difokuskan untuk mendanai pembangunan pembangkit listrik, jalur kereta, pelabuhan, jalan raya, hingga jembatan.
Menurut dia, isu keberlanjutan penting untuk disuarakan lebih tegas dalam Belt and Road Initiative Summit 2023. Sebab, pendanaan Tiongkok hingga sekarang masih jauh dari kata hijau. Proyek pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar fosil yang didanai inisiatif tersebut masih menyumbang sekitar 245 juta ton produksi karbon dioksida per tahun.
"Di Indonesia masih banyak proyek yang memiliki resiko tinggi terhadap lingkungan dan sosial terutama pembiayaan smelter nikel yang masih gunakan PLTU batubara skala besar," ujarnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
