
Utas WhatsApp tentang FAQ. Sumber X
JawaPos.com – Fitur baru WhatsApp ‘Channels’ belum lama ini diluncurkan secara global setelah sebelumnya hanya tersedia di beberapa negara yaitu Chile, Kolombia, Mesir, Kenya, Malaysia, Maroko, Peru, Singapura dan Ukraina.
Saat ini fitur ‘Channels’ sudah tersedia di lebih dari 150 negara dan akan memberikan update secara broadcast yang berisi konten dengan ruang yang berbeda dari ruang obrolan yang biasa.
Fitur ‘Channels’ sendiri berada di menu ‘Status’ yang kini sudah berganti nama menjadi ‘Update’ dan terletak di bagian bawah halaman.
Pengguna aplikasi WhatsApp yang baru menemukan fitur ini tentu langsung penasaran mengenai tujuan, kegunaan, dan manfaat dari ‘Channels’ ini.
Untuk menjawab rasa penasaran penggunanya, WhatsApp kemudian melalui media sosial X, membuka kolom untuk tanya jawab dengan lebih dulu membuat utas tentang pertanyaan yang paling sering diajukan.
Berikut JawaPos.com rangkum isi dari utas yang dibuat oleh WhatsApp dalam media sosialnya.
Pertama, WhatsApp menjawab pertanyaan tentang ‘Saya belum memiliki fitur channel di aplikasi WhatsApp saya. Kapan saya bisa mendapatkannya?’
WhatsApp menjelaskan, bahwa fitur ini sedang dalam perjalanan untuk rilis secara mendunia, sehingga mungkin di beberapa tempat, masih butuh waktu untuk bisa diakses. WhatsApp berpesan agar pengguna terus melakukan update aplikasi agar bisa segera memulai Channel.
Kedua, pertanyaan ‘Bisakah channels dibuat oleh siapa saja?”
Sama seperti penjelasan sebelumnya, WhatsApp menerangkan bahwa karena saat ini fitur ‘Channels’masih tergolong baru dirilis, untuk sekarang pengguna hanya bisa mengikuti channels yang tersedia yang dikelola oleh WhatsApp.
Namun untuk beberapa waktu kedepan, hal itu mungkin saja terjadi sehingga siapapun dapat membuat channelnya sendiri.
Ketiga, pertanyaan tentang ‘Siapa yang bisa melihat channel yang saya ikuti?’
Lalu WhatsApp menjawab, kontak pengguna tidak bisa melihat channel apa saja yang diikuti oleh pengguna. WhatsApp memegang prinsip ‘who you follow is your choice, and it’s private’ sehingga pengguna dapat mengikuti channel apapun sesuai kehendaknya tanpa diketahui oleh siapapun.
Keempat, pertanyaan ‘Bisakah saya merespon chat di channel?’
WhatsApp menggambarkan sistem channel sebagai ‘One-to-many broadcast’, sehingga pengguna tidak bisa merespon channel dengan mengirimkan pesan. Namun pengguna bisa memakai reaction apabila ingin merespon konten dalam channels.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
