
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Gilang Galiartha/Antara
JawaPos.com - Pemerintah menyampaikan bahwa inflasi akan mengalami lonjakan di tengah kondisi yang tidak menentu ini. Pasalnya, gejolak geopolitik yang terjadi menimbulkan melonjaknya harga sejumlah komoditas.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa inflasi cenderung bergerak ke angka 4 persen pada 2022. Realisasi itu lebih tinggi dari 2021 yang di bawah 2 persen.
"Inflasi kita mungkin akan lebih di upper end dari 3+-1, cenderung 4 persen. Sekarang ada di 3,47 yoy (year on year)," ungkapnya dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (19/5).
Lonjakan inflasi ini pun, kata dia, akan berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi nasional. Sebab, ini akan mengganggu daya beli masyarakat karena harga komoditas yang tidak dikendalikan dengan tepat.
"Pertumbuhan ekonomi akan mengalami tekanan karean inflasi dan suku bunga," ucapnya.
Untuk tingkat bunga SUN 10 tahun saat ini juga telah berada di atas 7 persen karena perkembangan kondisi global. Pemerintah sendiri memperkirakan suku bunga SUN 10 tahun akan berada di kisaran 6,85 sampai 8,42 persen.
Kemudian untuk nilai tukar Rupiah menurutnya masih cukup stabil, meski akan mengalami pelemahan jika dibandingkan dengan perkiraan APBN 2022, yakni pada rentang Rp 14.300-Rp 14.700.
"ICP USD 99 per barel average dan end sekarang di atas USD 102,5 per barel," tutup Menkeu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022